Surat Pertama Kepada Para Rohaniwan

15/12/2009
Oleh   |  Tampilan Cetak Tampilan Cetak
Dilihat: 898 kali

[ Index Karya-karya Fransiskus ]

1 Kita, rohaniwan semuanya, hendaknya berhati-hati terhadap dosa berat dan kurangnya pengetahuan yang ada pada sejumlah orang terhadap tubuh dan darah mahakudus Tuhan kita Yesus Kristus, dan terhadap nama-Nya[1] yang tersuci serta firman-Nya yang tertulis, yang menguduskan tubuh. 2 Kita tahu, bahwa tubuh tidak dapat ada kalau tidak lebih dahulu dikuduskan oleh firman. 3 Sebab mengenai Yang Mahatinggi itu sendiri tidak suatu pun yang kita miliki dan kita lihat secara badani di dunia, selain tubuh dan darah, nama dan firman-Nya, yang olehnya kita dijadikan dan ditebus dari kematian kepada kehidupon.

4 Maka semua orang yang melayani misteri yang begitu kudus itu, lebih-lebih mereka yang memberikan pelayanan dengan cara yang tidak patut, hendaknya merenungkan dalam-dalam, betapa buruknya keadaan cawan, korporal dan kain altar, tempat tubuh dan darah-Nya dikurbankan. 5 Banyak orang meletakkan-Nya dan menyimpanNya di tempat Yang buruk, membawa-Nya dengan cara Yang menyedihkan dan menyambut-Nya dengan tidak pantas, serta memberikan-Nya kepada orang lain secara sembrono. 6 Juga nama dan firman-Nya Yang tertulis adakalanya diinjak-injak; 7 sebab manusia hewani tidak memahami apa yang berasal dari Allah.

8 Tidakkah kita tergerak oleh rasa kasihan terhadap semuanya itu, padahal Tuhan Yang penyayang itu memberikan diri-Nya di dalam tangan kita, dan kita memegang-Nya serta menyambut-Nya dengan mulut kita setiap hari? 9 Atau, tidak tahukah kita, bahwa mau tidak mau kita akanjatuh ke dalam tangan-Nya?
10 Karena itu hendaknya kita dengan segera dan dengan tegas memperbaiki diri dalam semua hal itu dan dalam hal-hal lainnya; 11 dan di mana pun tubuh mahakudus Tuhan kita Yesus Kristus diletakkan dan disimpan dengan cara Yang tidak patut, hendaklah kita mengambil-Nya dari tempat itu dan menaruh-Nya di tempat Yang berharga dan hendaknya dikunci.[2] 12 Demikian pula dengan nama dan firman Tuhan yang tertulis, di mana pun didapati di tempat Yang kotor, hendaklah dikumpulkan dan diletakkan di tempat Yang pantas.

13 Semuanya ini harus ditepati melebihi segala-galanya oleh semua rohaniwan, hingga akhir. 14 Mereka Yang tidak melaksanakan hal itu, hendaknya mengetahui, bahwa mereka harus memberikan pertanggungiawaban pada hari pengadilan di hadapan Tuhan kita Yesus Kristus.
15 Mereka Yang mengusahakan agar tulisan ini diperbanyak, sehingga dapat ditepati secara lebih baik, hendaknya yakin, bahwa mereka diberkati oleh Tuhan Allah.


Bentuk yang lebih tua hanya terdapat dalam Naskah RV2 (Roma, perpustakaan Vallicelliana, cod. B. 24, berasal dari sebelum tahun 1238). Perbedaan antara “bentuk yang lebih tua” dan “bentuk yang lebih muda” dicetak tebal, agar lebih mudah dilihat.
[1]. nama-Nya (dipakai dalam bentuk plural) yang dimaksud tentu saja Yesus, yang menyelamatkan (bdk Ayat 3), tetapi juga Tuhan, Putra Yang Mahatinggi serta kata-kata benda atau kata sifat yang dikenakan pada-Nya, seperti: Pencipta, Penebus, Penyelamat, Kasih, Yang Mahakudus dsb. Firman yang menguduskan tubuh, yang dimaksud dalam hal ini ialah kata-kata konsekrasi yang menguduskan roti dan anggur menjadi Sakramen Tubuh dan Darah Tuhan.
[2]. “menyimpan hosti di data tempat yang terkunci”: aturan yang ditetapkan oleh Konsili Lateran IV.