Sejarah Ordo Fransiskan Hingga Tahun 1517

25/08/2011
Oleh   |  Tampilan Cetak Tampilan Cetak
Dilihat: 8.215 kali

Daftar Isi:
A. Hubungan pribadi dengan Fransiskus
B. Perlu wadah yang pasti: organisasi
C. Jumlah anggota meledak; kebutuhan penyesuaian: dua golongan
D. Bonaventura: penengah; reorganisasi Ordo
E. Kelompok Spirituales: monastik, Konventual
F. Pertikaian mengenai “kemiskinan”
G. “Observantes”: murni tanpa aneka dispensasi
H. Konventual dan Observantes resmi dipisah

H. Konventual dan Observantes resmi dipisah

Tetapi struktur tersebut sesudah beberapa puluh tahun jelas tidak memuaskan. Para Konventual merasakan cara hidup Observantes itu sebagai kritik atas cara hidupnya sendiri dan semakin menentang Observantes. Para Observantes mengeluh bahwa terus takluk kepada seorang minister jendral yang tidak mengikuti (dan tidak mengerti) cita-cita mereka. Maka pada tanggal 29 Mei 1517, Paus Leo X dalam Bulla “Ite et Vos” memutuskan bahwa kedua golongan itu harus terpisah sama sekali. Masing-masing mendapat atasan jendralnya sendiri. Bahkan hampir-hampir saja semua dibalikkan seluruhnya. Hanya para Observantes diberi hak untuk memilih atasannya dengan julukan “Minister Jendral” (sesuai dengan anggaran dasar), sedangkan konventual hanya mendapat seorang “Magister Jendral”. Meterai Jendral dari zaman dahulu pun diserahkan kepada jendral para Observantes.

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8

Kirim komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *