Sejarah Ordo Fransiskan Hingga Tahun 1517

25/08/2011
Oleh   |  Tampilan Cetak Tampilan Cetak
Dilihat: 8.216 kali

Daftar Isi:
A. Hubungan pribadi dengan Fransiskus
B. Perlu wadah yang pasti: organisasi
C. Jumlah anggota meledak; kebutuhan penyesuaian: dua golongan
D. Bonaventura: penengah; reorganisasi Ordo
E. Kelompok Spirituales: monastik, Konventual
F. Pertikaian mengenai “kemiskinan”
G. “Observantes”: murni tanpa aneka dispensasi
H. Konventual dan Observantes resmi dipisah

D. Bonaventura: penengah; reorganisasi Ordo

Adapun Bonaventura (minister jendral tahun 1257-1273) adalah seseorang yang mengambil sikap penengah antara kedua kecenderungan tersebut dan berusaha mendamaikannya satu sama lain dengan kebijaksanaan yang tepat. Dengan maksud itu dikarangnya suatu riwayat hidup Fransiskus yang dimaksudkan untuk menghilangkan perbedaan pendapat diantara saudara-saudara dina mengenai diri Fransiskus dan cita-citanya. Dalam surat-surat serta wejangan-wejangannya, Bonaventura dari satu pihak memilih suatu struktur dan organisasi yang mirip dengan hidup kebiaraan tradisionil, yaitu dalam biara-biara besar dan rapi teratur serta tertib yang didalamnya ibadah Gereja (liturgi) dipelihara dengan saksama. Dalam kapitel yang diadakan di kota Norbonne (tahun 1265) dan diketuai oleh Bonaventura diterima suatu keterangan atas anggaran dasar (berbentuk konstitusi-konstitusi) yang menetapkan secara terperinci pelbagai hal, antara lain warna jubah. Dalam dua hal penting konstitusi-konstitusi tersebut menyimpang dari apa yang dipraktikkan oleh Fransiskus. Hal yang pertama ialah: diputuskan bahwa para calon (novis) selama satu tahun di dalam biara yang tertutup harus diberikan pendidikan rohani. Yang kedua ialah: jumlah saudara awam dibatasi. Dengan demikian karisma (kurnia) Fransiskus di-“biarakan” dan perserikatan saudara-saudara dina mendapat corak perserikatan rohaniwan.

Bonaventura berhasil mempertahankan persatuan di dalam perserikatan saudara-saudara dina. Tetapi setelah ia meninggal pelbagai aliran di dalam ordo semakin jelas tampil ke muka dan bahkan mulai diorganisir menjadi beberapa kelompok.

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8

Kirim komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *