Salam Damai Dari Paus Fransiskus Untuk Pesta Santo Antonius Dari Padua

17/06/2019
Oleh   |  Tampilan Cetak Tampilan Cetak
Dilihat: 87 kali

Paus Fransiskus menyampaikan ucapan selamat khusus, pada  Audiensi Umum di Lapangan Santo Petrus Roma, 13 Juni 2019 pada malam menjelang perayaan Santo Antonius dari Padua (1195-1231).

Menyapa kaum muda dan lansia, dan orang-orang sakit dan pengantin baru, Bapa Suci mengacu pada  pesta pengkhotbah terkemuka dan Santo Pelindung orang-orang yang miskin dan menderita.

“Semoga perantaraannya membantu Anda untuk mengalami Rahmat Ilahi,” harapannya bagi para peziarah.

Santo Antonius, Pujangga Gereja dan sahabat orang miskin, pelaku mukjizat dan pengkhotbah populer, adalah seorang manusia yang jatuh cinta pada Firman Allah. Fioretti Santo Fransiskus memanggilnya bejana indah Roh Kudus dan menceritakan bagaimana, ketika berkhotbah di hadapan Paus dan para Kardinal, ia menampakkan kecerdasan akan Firman Allah sedemikian rupa sehingga“ semua orang yang ada di dalam Konsistori, meskipun mereka adalah dari berbagai bahasa, memahami dengan jelas semua perkataannya.

Paus Benediktus XVI dalam katekese tentang Santo Antonius pada hari Rabu, 10 Februari 2010, mengatakan bahwa ia adalah “salah satu dari Orang Suci yang paling populer di seluruh Gereja Katolik, dihormati tidak hanya di Padua – di mana Basilika yang indah menyimpan sisa-sisanya yang fana -, tetapi di seluruh dunia. Gambar-gambar dan patung-patung yang menggambarkannya  dengan bunga bakung, simbol kemurniannya, atau dengan kanak Yesus di lengannya, mengingatkan akan penampakan ajaib yang disebutkan dalam beberapa sumber tertulis, yang disukai oleh umat beriman. “

Dia menekankan pentingnya untuk pengembangan karisma Fransiskan. “Antonius berkontribusi secara signifikan dalam pengembangan spiritualitas Fransiskan, dengan karunianya yang ditandai dengan kecerdasan, keseimbangan, semangat apostolik, dan terutama semangat mistis. Antonius juga termasuk guru-guru Teologi yang paling awal dalam Ordo Saudara-Saudara Dina. ”

“Dalam Sekolah Fransiskus, Antonius selalu menempatkan Kristus di pusat kehidupan dan pemikirannya, tindakan dan pewartaannya. Inilah salah satu ciri khas Teologi Fransiskan: Kristosentris,” tandas Benediktus XVI. (*)

Kirim komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *