Rabu dalam Pekan Suci

17/04/2019
Oleh   |  Tampilan Cetak Tampilan Cetak
Dilihat: 21 kali

Renungan Rohani – Prapaskah Bersama St. Fransiskus

Rabu dalam Pekan Suci – 17 April 2019

“Penghianatan”

“Bukan aku, ya Tuhan?” (Mat 26:22)

Kemarin kita mendengar kisah Yohanes tentang pengkhianatan oleh Yudas. Hari ini kita mendengar cerita yang sama tetapi dari Injil Matius. Tiga hari pertama Pekan Suci berfokus hampir secara khusus pada tindakan pengkhianatan oleh salah satu dari dua belas pengikut terdekat Yesus.

Matius memberi tahu kita bahwa kedua belas murid itu sangat sedih karena pemberitahuan Yesus tentang pengkhianatan. Mereka masing-masing bertanya kepada Yesus, ” bukan aku, ya Tuhan?” Kita dapat melihat dalam pertanyaan mereka itu ketidakyakinan, kecurigaan masing-masing pada dirinya bahwa mereka tidak mampu bertahan, bahwa imannya tidak sekuat yang seharusnya.

Kiranya mereka juga merasa ngeri, ketakutan karena, seperti kita, mereka tahu tentang pengkhianatan dalam kehidupan mereka. Penghianatan Itu menyerang pada inti relasi, pada kepercayaan yang kita andalkan untuk menjaga supaya kita tetap dalam komunitas dan keluarga.

Apakah kita selalu berakhir dengan juga mengkhianati Yesus? Kita semua adalah orang berdosa. Kita semua membutuhkan keselamatan, lagi dan lagi dan lagi. Maka, kita sampai pada misteri paskah, penderitaan, kematian, dan kebangkitan Yesus. Fransiskus mengingatkan kita:

Hendaklah kita, saudara sekalian, memperhatikan bahwa Tuhan berfirman: Kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; Sebab Tuhan kita Yesus Kristus, yang harus kita ikuti jejak-Nya, menyebut pengkhianat-Nya sahabat dan menyerahkan diri dengan sukarela kepada mereka yang menyalibkan-Nya. Jadi, mereka semua yang secara tidak adil mendatangkan kesusahan dan impitan, malu dan kelaliman, penderitaan dan siksaan, kemartiran dan kematian atas diri kita, mereka itulah sahabat-sahabat kita. Mereka itu harus kita kasihi sungguh-sungguh sebab justru karena hal-hal yang mereka timpakan atas diri kita, kita memperoleh hidup yang kekal. (AngTBul 22:1-4)

Doa St. Fransiskus

Terpujilah Engkau, Tuhanku, karena Saudari Bulan dan bintang-bintang, di cakrawala Kaupasang mereka, gemerlapan, megah dan indah. Amin

(Franski)