Pasal XXIII Doa dan ucapan syukur

10/12/2009
Oleh   |  Tampilan Cetak Tampilan Cetak
Dilihat: 2.206 kali

[Index Anggaran Dasar Tanpa Bulla] [Index Fransiskus Assisi]

(1)Allah Yang Mahakuasa, Mahakudus,
Mahatinggi dan Mahaluhur,
Bapa yang kudus dan adil,
Tuhan raja langit dan bumi,
kami bersyukur kepada-Mu karena Engkau sendiri,
sebab dengan kehendak-Mu yang kudus,
dan oleh Putra-Mu yang tunggal bersama Roh Kudus,
Engkau telah menciptakan segala sesuatu yang
rohaniah dan badaniah;
dan kami yang Kauciptakan menurut citra dan persamaan-Mu,
Kautempatkan di firdaus,
(2)namun kami telah iatuh karena kesalahan kami.

(3)Kami bersyukur kepada-Mu
karena sebagaimana dengan perantaraan Putra-Mu,
Engkau telah menciptakan kami,
demikian pula karena kasih-Mu yang kudus,
yang telah Engkau berikan kepada kami,
Engkau telah membuat Dia,
yang sungguh Allah dan sungguh manusia,
lahir dari Santa Maria yang tetap perawan,
yang mulia dan amat berbahagia;
dan oleh salib, darah dan wafat-Nya,
Engkau mau menebus kami, orang tawanan.

(4)Kami bersyukur kepada-Mu,
karena Putra-Mu itu akan datang lagi
dalam semarak keagungan-Nya,
untuk mengirim ke dalam api yang kekal
orang-orang terkutuk yang belum melakukan pertobatan
dan belum mengenal Engkau;
dan untuk mengatakan kepada semua orang,
yang telah mengenal dan menyembah Engkau
serta mengabdi kepada-Mu dalam pertobatan:
Marilah kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku,
terimalah kerajaan yang telah disediakan bagimu
sejak dunia dijadikan.

(5)Kami semua yang malang dan pendosa ini
tidak layak menyebut nama-Mu;
maka kami mohon sambil bersujud,
agar Tuhan kami Yesus Kristus,
Putra-Mu yang terkasih
yang kepada-Nya Engkau berkenan,
bersyukur kepada-Mu atas segala sesuatu,
bersama dengan Roh Kudus Penghibur,
sebagaimana berkenan pada-Mu dan pada-Nya;
bagi-Mu Dialah yang selalu memadai dalam segalanya,
dan dengan perantaraan Dialah Engkau telah mengerjakan begitu banyak bagi kami.
Haleluya.

(6)Kepada Bunda Maria tetap perawan,
yang mulia dan amat berbahagia;
kepada Santo Mikael, Gabriel dan Rafael,
serta semua rombongan yang berbahagia,
serafin, kerubim dan Takhta,
pemerintahan, kepangeranan dan kekuasaan,
kekuatan, malaikat dan malaikat agung;
kepada Santo Yohanes Pembaptis,
Yohanes Penginjil, Petrus dan Paulus,
para bapa bangsa yang berbahagia, para nabi dan para kanak suci,
para rasul, penginjil dan para murid,
para martir, pengaku iman dan para perawan,
Elias dan Enokh yang berbahagia;
kepada semua orang kudus
yang pemah ada, akan ada dan kini ada;
kepada mereka itu sekalian
kami mohon dengan rendah hati demi kasih-Mu,
agar mereka, sebagaimana berkenan pada-Mu,
mengucap syukur untuk segalanya itu,
kepada-Mu, Allah benar yang mahaluhur, kekal dan hidup,
bersama dengan Putra-Mu terkasih,
Tuhan kami Yesus Kristus,
dan Roh Kudus Penghibur
sepanjang segala masa. Amin. Haleluya.

(7)Kepada semua orang yang mau mengabdi kepada Tuhan Allah di dalam Gereja yang kudus, katolik dan apostolik, serta kepada semua tingkatan yang berikut ini, yaitu imam, diakon, subdiakon, akolit, eksorsis, lektor, ostiaris dan semua rohaniwan, semua biarawan dan biarawati, semua pentobat, kanak-kanak, kaum miskin dan papa, para raja dan pangeran, buruh dan petani, hamba dan tuan, semua perawan dan bujangan serta perempuan yang bersuami, para awam, laki-laki dan perempuan, semua bayi, remaja, pemuda dan orang tua, orang sehat dan orang sakit, semua orang kecil dan besar, segala bangsa, suku, kaum dan bahasa; kepada semua golongan dan semua manusia di seluruh bumi, yang sekarang ada dan yang akan datang: kepada mereka itu sekalian, kita, saudara dina sekalian, hamba-hamba yang tak berguna ini, minta dan mohon dengan rendah hati, semoga kita semua bertekun dalam iman yang benar dan dalam pertobatan, sebab kalau tidak demikian, tidak seorang pun dapat diselamatkan.

(8)Marilah kita semua mencintai Tuhan Allah dengan segenap hati, dengan segenap jiwa, dengan segenap budi, dengan penuh kekuatan dan ketabahan, dengan sepenuh daya pengertian dan segenap tenaga, dengan segel jerih payah dan segenap perasaan, dengan seluruh sanubari, dengan sepenuh hasrat dan kemauan. Dia sudah dan masi memberikan kepada kita semua seluruh badan kita, seluruh jiwa dan seluruh hidup kita. Dia yang menciptakan kita dan menebus kita serta akan menyelamatkan kita karena belaskasih-Nya semata-mata. Dia sudah dan masih mengerjakan segalanya yang baik untuk kita, orang yang malang dan hina ini, busuk dan berbau, tak tahu berterimakasih dan jahat.

(9)Maka janganlah kita menginginkan dan menghendaki hal lainnya, janganlah sesuatu yang lain menyenangkan dan menggembirakan kita, kecuali Pencipta dan Penebus serta Penyelamat kita, satu-satunya Allah yang benar;
Dialah kebaikan yang sempurna,
segenap kebaikan, seluruhnya baik,
kebaikan yang benar dan tertinggi;
Dialah satu-satunya yang baik,
penyayang, pemurah, manis dan lembut;
Dialah satu-satunya yang kudus, adil, benar, suci dan tulus,
satu-satunya yang pemurah, tak bersalah dan murni;
dari Dia, oleh Dia dan dalam Dialah
segala pengampunan, segala rahmat dan kemuliaan
untuk semua orang yang bertobat dan yang benar,
untuk semua orang kudus
yang bersukacita bersama-sama di surga.

(10)Maka apa pun tidak boleh mencegah,
erintangi dan menghalangi;
(11)di mana pun, di segala tempat,
pada setiap saat dan setiap waktu,
setiap hari dan senantiasa,
hendakiah kita semua mengimani
dengan sungguh-sungguh dan dengan rendah hati,
menyimpan dalam hati dan mengasihi,
menghormati, menyembah, mengabdi,
memuji dan memuliakan,
meluhurkan dan menjunjung tinggi,
mengagungkan dan mensyukuri
Allah yang kekal, mahatinggi dan mahaluhur,
tritunggal dan keesaan,
Bapa, Putra dan Roh Kudus,
pencipta segala sesuatu,
penyelamat semua orang
yang menaruh kepercayaan, harapan dan kasih kepada-Nya;
Dia yang tanpa awal dan tanpa akhir,
tidak berubah, tidak kelihatan, tidak terkatakan,
tidak terperikan, tidak terhingga, tak terduga,
yang patut dihormati dan dipuji,
mulia, agung, tinggi dan luhur,
manis, memikat hati dan menyenangkan,
seluruhnya patut dirindukan
melampaui segala-galanya,
sepanjang masa, Amin.