Pasal XVI Mereka yang pergi ke tengah kaum muslim dan orang tak beriman

10/12/2009
Oleh   |  Tampilan Cetak Tampilan Cetak
Dilihat: 557 kali

[Index Anggaran Dasar Tanpa Bulla] [Index Fransiskus Assisi]

(1)Tuhan berfirman: Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala. (2)Sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan bersahaja seperti merpati. (3)Karena itu setiap saudara yang mau pergi ke tengah kaum muslim dan orang tak beriman, hendaknya pergi dengan izin minister-dan-hambanya. (4)Minister hendaknya mengizinkan dan jangan menentang jika mereka itu dianggapnya pantas untuk diutus; sebab kelak ia wajib memberikan pertanggung-jawaban kepada Tuhan jika dalam hal ini atau dalam hal lainnya ia melangkah dengan tidak berhati-hati.

(5)Saudara-saudara yang pergi dapat membawa diri secara rohani di antara orang-orang itu dengan dua cara. (6)Cara yang satu ialah: tidak menimbulkan perselisihan dan pertengkaran, tetapi hendaklah mereka tunduk kepada setiap makhluk insani karena Allah dan mengakui bahwa mereka orang kristen. (7)Cara yang lain ialah: mewartakan firman Allah bila hal itu mereka anggap berkenan kepada Allah, supaya orang percaya akan Allah Yang Mahakuasa, Bapa dan Putra dan Roh Kudus, Pencipta segala sesuatu, dan akan Putra, Penebus dan Penyelamat, dan supaya dibaptis dan menjadi kristen; sebab siapa yang tidak dilahirkan kembali dari air dan Roh Kudus, tidak dapat masuk ke dalam kerajaan Allah.

(8)Hal-hal itu dan hal lainnya yang berkenan kepada Tuhan, dapatlah mereka wartakan kepada orang-orang itu serta kepada orang lainnya; sebab Tuhan berfirman dalam Injil: Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan nengakuinya di depan Bapa-Ku yang ada di surga.
(9)Lagi: Siapa yang malu karena Aku dan karena perkataan-Ku, Putra Manusia juga akan malu karena orang itu, apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan-Nya dan kemuliaan Bapa serta para malaikat.

(10)Di mana pun semua saudara berada, hendaknya ingat bahwa mereka telah menyerahkan diri dan memasrahkan tubuhnya kepada Tuhan Yesus Kristus.[1] (11)Maka demi cintakasih kepada-Nya mereka harus siap menyerahkan diri kepada musuh, baik yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan; sebab Tuhan berfirman: Siapa yang kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya untuk kehidupan yang kekal. (12)Berbahagialah yang dianiaya oleh karena kebenaran, karena merekalah yang empunya kerajaan surga. (13)Jika mereka telah menganiaya Aku, mereka akan menganiaya kamu juga. (14)Lagi: Apabila mereka menganiaya kamu dalam kota yang satu, larilah ke kota yang lain. (15)Berbahagialah kamu jika orang membenci, mencela serta menganiaya kamu, mengucilkan kamu, mencela dan menolak namamu sebagai sesuatu yang jahat; jika kepadamu difitnahkan segala yang jahat karena Aku. (16)Bersukacitalah pada waktu itu dan bergembiralah, sebab upahmu banyak di surga. (17)Aku berkata kepadamu, hai Sahabat-Sahabat-Ku, janganlah kamu dikejutkan oleh hal-hal itu, (18)dan janganlah takut terhadap mereka yang dapat membunuh tubuh dan kemudian tidak dapat berbuat apa-apa lagi. (19)Waspadalah, janganlah kamu gelisah. (20)Sebab kalau kamu bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu. (21)Orang yang bertahan sampai akhir, akan selamat.


[1]. bdk Pth XVII:2 dan SurOr 29