Membangun Kesadaran dan Komitmen Hidup Ekologis

20/02/2019
Oleh   |  Tampilan Cetak Tampilan Cetak
Dilihat: 57 kali

Siswa/i SMA dan SMK Fransiskus Asisi, Kampung Ambon, Jakarta Timur berkumpul untuk mendalami persoalan atau masalah seputar lingkungan, Jumat (15/02/2019). Kegiatan berlangsung di Aula sekolah SMA/SMK Fransiskus Assisi Kampung Ambon. Kegiatan terselenggara berkat kerja sama pihak JPIC terutama bidang animasi dengan pihak Yayasan Santo Fransiskus.

Hadir dalam kegiatan ini tim animator JPIC, Sdr. Fresko, OFM dkk, Kepala Sekolah dan juga para guru pendamping. Kegiatan ini lahir keprihatian bersama terhadap kerusakan lingkungan hidup. Disadari, kerusakan lingkungan merupakan masalah serius dan sudah memasuki tahap darurat.

“Kita tidak mungkin mewariskan lingkungan yang rusak kepada anak cucu kita, hanya karena kita lalai merawat dan menjaga bumi pertiwi, rumah kita bersama”, ungkap Sdr. Yeri Lando OFM, salah satu Tim Animator JPIC di hadapan para siswa.

Persoalan Ekologi dan Komitmen Siswa

Sebagai kawula muda, tim animator mengajak segenap siswa/i untuk berdiskusi bersama terkait dengan masalah lingkungan sekitar. Diharapkan para siswa sadar dengan masalah ekologi. Ada banyak kebiasaan sehari-hari di sekolah yang merusak lingkungan, antara lain: membuang sampah sembarangan, budaya membuang makanan, polusi udara, penggunaan plastik yang tidak bisa terurai dan sebagainya.

Berangkat dari kenyataan tersebut, para siswa diajak untuk merancang komitmen bersama sebagai usaha menjaga dan merawat lingkungan. Komitmen tersebut merupakan aksi konkret yang sederhana dan praktis, namun sangat berarti untuk membangun kesadaran hidup ekologis. Setelah melewati diskusi yang cukup alot, beberapa siswa akhirnya memutuskan beberapa komitmen, di antaranya: hemat menggunakan listrik dan air, membawa botol minum, mengurangi penggunaan plastik, menyiram tanaman, tidak membuang makanan, hemat dalam menggunakan kertas dan sebagainya.

Sejumlah komitmen merupakan hasil kesapakatan bersama para siswa. Mereka berjanji untuk melaksanakannya. Karena itu, komitmen yang dibuat akan dipajang di kelas masing-masing. Diharapkan komitmen bersama dan individu ini akan dipantau terus menerus sehingga dapat dijalankan dengan baik.

Kontributor : Sdr. Roland OFM

Kirim komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *