JPIC Goes to School: Hijau Rumahku, Hijau Sekolahku

09/02/2019
Oleh   |  Tampilan Cetak Tampilan Cetak
Dilihat: 98 kali

Siswa/i SMA dan SMK St. Fransiskus Assisi, Kramat Sentiong, Jakarta Pusat mendalami masalah ekologi atau lingkungan hidup, Jumat (8 Februari 2019).

Kegiatan dengan tajuk “JPIC Goes to School: Hujau Rumahku, Hijau Sekolahku” ini berlangsung di Aula Yayasan St. Fransiskus, Kramat Sentiong, Jakarta Pusat. Hadir sebagai fasilitator adalah tim animasi JPIC OFM Indonesia.

Adapun kegiatan ini berlangsung berkat kerja sama pihak Yayasan St. Fransiskus dan JPIC OFM Indonesia. Kedua pihak merasa, pengetahuan dan kesadaran ekologis penting untuk ditanamkan dalam diri anak-anak muda sebagai tulang punggung masa depan.

Koordinator tim animasi JPIC OFM Indonesia, Sdr. Charlest Talu OFM, mengatakan, adalah tugas integral mereka untuk menanamkan kepada anak-anak muda tentang masalah-masalah yang mendera ibu bumi saat ini.

Masalah-masalah Ekologi

Kepada para tunas muda yang sedang mengenyam pendidikan di Yayasan yang dikelola oleh para Saudara Dina itu, tim animasi JPIC OFM memperkenalkan masalah-masalah ekologi saat ini. Masalah-masalah tersebut sangat dekat dan bahkan menjadi bagian dari kehidupan mereka saat ini.

Masalah-masalah itu antara lain: masalah sampah yang berjubelan, masalah krisis air bersih, masalah udara yang sudah tercemar, budaya hidup membuang makanan, masalah kekeringan, dll.

Dari pendalaman tentang-tentang masalah-masalah tersebut, anak-anak diminta untuk melakukan aksi-aksi kongkret. Aksi-aksi tersebut, baik dilakukan dilevel individu maupun dalam level kolektif di kelas atau di sekolah.

Beberapa siswa/i SMA St. Fransiskus berdiskusi dalam kelompok terkait masalah ekologi saat ini. Sejumlah komitmen dari anak-anak, yakni tidak membuang sampah sembarangan, hemat menggunakan listrik, Bawa Botol Minum ke sekolah, hemat menggunakan kertas, dan mengurangi penggunaan tisu.

Kontributor : Sdr. Charles, OFM

Kirim komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *