Bagian-bagian yang terdapat dalam Naskah Worcester

12/12/2009
Oleh   |  Tampilan Cetak Tampilan Cetak
Dilihat: 747 kali

[ Index Karya-karya Fransiskus ]
[Index Bagian-bagian suatu anggaran dasar tanpa bulla yang lain]

1 [Hendaklah kita[1], saudara sekalian, memperhatikan, bahwa Tuhan berfirman: Kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; sebab Tuhan kita Yesus Kristus, yang harus kita ikuti jejak-Nya, menyebut pengkhianat-Nya sahabat dan menyerahkan diri dengan sukarela kepada mereka yang menyalibkan-Nya. 2 Jadi, orang yang secara tidak adil mendatangkan kesusahan, impitan,] malu dan kelaliman, penderitaan dan siksaan, kemartiran dan kematian atas diri kita, mereka itulah sahabat-sahabat kita. Mereka itu harus kita kasihi sungguh-sungguh sebab justru karena hal-hal yang mereka timpakan atas diri kita, kita memperoleh hidup yang kekal. 3 Hendaklah kita menyiksa tubuh kita dengan menyalibkannya bersama cacat-cela serta hawa nafsu dan dosa-dosa[2], karena dengan hidup menurut daging ia merampas dari kita kasih Yesus Kristus dan kehidupan abadi lalu memasukkan dirinya sendiri bersama jiwa ke dalam neraka. 4 Sebab oleh kesalahan kita, kita telah menjadi busuk dan berbau, bertentangan dengan yang baik, bersedia dan gemar terhadap yang jahat, 5 sebab, sebagaimana difirmankan Tuhan: Dari hatilah timbul dan keluar pikiran-pikiran jahat, dan seterusnya….

6 tetapi[3] setelah kita menceraikan dunia, tidak ada hal lain yang dapat kita perbuat, kecuali berusaha dengan rajin mengikuti kehendak-Nya dan berkenan kepada-Nya; 7 hendaknya kita sungguh-sungguh menjaga, jangan sampai kita menjadi tanah yang terletak di tepi jalan, yang berbatu-batu atau penuh semak duri, seperti yang difirmankan Tuhan dalam Injil: Benih itu ialah firman Allah; adapun yang jatuh di pinggir jalan, diinjak-injak dan selanjutnya sampai pada: 8 mereka mengeluarkan buah dalam ketekunan.

9 Oleh karena itu[4], saudara sekalian, sesuai dengan firman Tuhan: Hendaklah kita membiarkan orang-orang mati… mereka; 10 dan hendaklah kita sungguh-sungguh waspada terhadap kelicikan dan kecerdikan setan, yang menginginkan agar manusia tidak mengarahkan daya kekuatan dan hatinya kepada Tuhan Allah; 11 dan sambil berkeliling, dia ingin merebut hati manusia dengan berkedok suatu upah atau pertolongan, serta me lenyapkan dan mengimpit firman dan perintah Tuhan dari ingatan, dan ingin menduduki serta membutakan hati manusia dengan urusan dan kesibukan duniawi, sebagaimana Tuhan berfirman: 12 Apabila roh najis dan seterusnya sampai pada: 13 Keadaan akhir orang itu lebih buruk daripada semula.

14 Oleh karena itu[5], saudara sekalian, hendaknya kita sungguh-sungguh menjaga diri kita, agar jangan sampai dengan berkedok suatu upah, pekerjaan atau pertolongan, kita justru mendatangkan kebinasaan atau menjauhkan budi dan hati kita dari Tuhan. 15 Tetapi demi cintakasih, yang adalah Allah, aku minta kepada semua saudara, baik para minister maupun yang lainnya, agar mereka menjauhkan segala rintangan, menyingkirkan segala urusan dan kesibukan, lalu sedapat mungkin berusaha agar Tuhan Allah dikasihi, diabdi dan disembah dengan hati yang suci dan budi yang murni. + Itulah yang diinginkan-Nya sendiri melampaui segala-galanya.

16 Hendaklah kita selalu menyediakan kediaman dan tempat tinggal bagi Dia, Tuhan Allah yang mahakuasa, Bapa dan Putra dan Roh Kudus, yang berfirman: Maka berjaga-jagalah setiap saat sambil berdoa, supaya kamu didapati layak untuk luput dari segala yang buruk yang akan terjadi, dan untuk tampil berdiri menghadap Anak Manusia; dan jika kamu berdiri untuk berdoa, katakanlah: Bapa kami. 17 Marilah kita menyembah Dia dengan hati mumi, karena haruslah orang selalu berdoa dan tidak berhenti; sebab Bapa mencari penyembah-penyembah yang demikian. 18 Allah itu Roh dan siapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran. 19 Marilah kita mengungsi kepada Dia, gembala dan pemelihara jiwa kita, yang berfirman: Aku ini gembala yang baik dan seterusnya sampai pada: Aku menyerahkan nyawa-Ku bagi domba-dombaKu. 20 Kamu semua adalah saudara danjanganlah menyebut siapa pun bapa untuk kamu di bumi dan seterusnya. 21 Janganlah pula kamu disebut pemimpin dan seterusnya. 22 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. 23 Di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku dan seterusnya. 24 Ketahuilah, Aku menyertai kamu setiap hari dan seterusnya. 25Perkataan-perkataan yang telah Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup. 26 Akulah jalan, kebenaran dan hidup.

27 Karena itu hendaklah kita berpegang teguh pada firman[6], ajaran, hidup dan Injil Suci Tuhan kita Yesus Kristus, yang berkenan memohon bagi kita kepada Bapa dan menyatakan nama-Nya kepada kita dengan berkata: Bapa, Aku telah menyatakan nama-Mu kepada orang-orang dan seterusnya sampai pada: 28 Bapa, Aku mau, supaya di mana pun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku yaitu mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku di dalam kerajaan-Mu. 29 Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu dan sepanjang segala masa. Amin.

30 Hendaklah saudara-saudara menunjukkan kepada para miskin cintakasih Yang ada di antara mereka sendiri[7], seperti kata rasul: Marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau lidah dan seterusnya.

31 Semua saudara[8], di mana pun mereka berada, hendaknya menjaga diri terhadap pandangan busuk dan pergaulan dengan perempuan dan tidak seorang pun boleh mengadakan pembicaraan sendirian dengan mereka. 32 Di bawahnya: Dan hendaknya kita sungguh-sungguh menjaga, agar diri kita dan semua anggota badan kita tetap murni, karena Tuhan berfirman: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya dan seterusnya. Di bawahnya:

33 Apabila saudara-saudara bepergian di dunia[9], hendaklah mereka tidak membawa suatu pun dalam perjalanan. Jangan membawa pundi-pundi, jangan membawa bekal atau roti atau uang atau tongkat atau kasut. Di bawahnya:

34 [Janganlah mereka melawan yang jahat[10], tetapi jika orang menampar pipi yang sebelah, hendaklah mereka berikan kepadanya juga yang sebelah lagi. 35 Siapa yang mengambil pakaian mereka, janganlah mereka halangi untuk mengambil jubah mereka juga, dan janganlah mereka menuntut kembali kepada orang yang mengambil kepunyaan mereka.

36 Saudara -saudara yang dengan] izin ministernya pergi ke tengah kaum tak beriman[11] dapat membawa diri secara rohani dengan dua cara. 37 Cara yang satu ialah: tidak menimbulkan pertengkaran dan perselisihan, tetapi hendaklah mereka tunduk kepada setiap makhluk insani karena Allah dan mengakui bahwa mereka orang kristen. 38 Cara yang lainnya ialah: mewartakan firman Allah, bila hal itu mereka anggap berkenan kepada Allah, supaya orang percaya akan Allah Bapa yang mahakuasa dan Putra dan Roh kudus. Di bawahnya:

39 Semua saudara[12], di mana pun mereka berada, hendaknya ingat, bahwa mereka telah menyerahkan diri dan memasrahkan diri serta tubuhnya kepada Tuhan Yesus Kristus. 40 Maka demi kasih kepada-Nya mereka harus menanggung penganiayaan dan kematian, baik dari musuh yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan; dan seterusnya. Di bawahnya:

41 Semua saudara hendaknya berkhotbah dengan cara hidup mereka[13]. 42 Tak seorang minister atau pengkhotbah pun boleh menganggap jabatan pelayanan atau tugas berkhotbah sebagai miliknya sendiri, tetapi pada saat diperintahkan kepadanya, haruslah ia seketika itu juga melepaskan tugasnya. 43 Karena itu, demi cintakasih, yang adalah Allah, aku mohon dengan sangat kepada semua saudaraku, baik pengkhotbah, pendoa maupun pekerja, entah rohaniwan entah awam, agar mereka berusaha merendahkan diri dalam segalanya; 44 tidak memegahkan diri, tidak berpuas-puas diri dan tidak meninggikan diri dalam batin atas perkataan dan perbuatan baik, bahkan atas kebaikan mana pun, yang dikerjakan atau dikatakan atau dilaksanakan oleh Allah sewaktu-waktu dalam diri mereka dan melalui mereka, sesuai dengan firman Tuhan ini: Walaupun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, dan seterusnya.

45 Hendaklah kita insafi sungguh-sungguh[14], bahwa tidak ada yang kita miliki, selain cacat dan dosa; 46 maka kita mesti semakin bergembira apabila ditimpa berbagai pencobaan dan apabila kita menanggung impitan dan kesusahan jiwa dan badan di dunia ini demi hidup yang kekal.

47 Karena itu saudara-sekalian, hendaklah kita waspada terhadap kesombongan dan kemuliaan sia-sia. Hendaklah kita sungguh-sungguh melindungi diri kita terhadap kebijaksanaan dunia ini dan terhadap kecerdikan daging. 48 Sebab roh daging menghendaki dan banyak berusaha untuk berbicara, tetapi sedikit berbuat; 49 dan yang dikejamya bukanlah hidup keagamaan dan kekudusan rohani batiniah, tetapi ia menghendaki dan menginginkan hidup keagamaan dan kekudusan yang lahiriah tampak di mata orang. 50 Tentang mereka itu Tuhan berfirman: Sesungguhnya aku berkata kepadamu, mereka sudah mendapat upahnya. 51 Sebaliknya, Roh Tuhan menghendaki agar daging dimatikan dan diaibkan, hina, rendah dan nista. 52 Ia mengusahakan kerendahan dan kesabaran, kesederhanaan yang mumi dan ketenteraman hati yang sejati. 53 Di atas segala-galanya ia menginginkan takwa ilahi, kebijaksanaan ilahi, dan cintakasih ilahi, Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

54 Marilah kita mengembalikan semuanya yang baik kepada Tuhan Allah yang Mahatinggi dan Mahaluhur,[15] dan mengakui bahwa semua yang baik adalah milik-Nya. 55 Semoga Ia menerima segala hormat dan bakti[16], segala pujaan dan pujian,segala syukur dan kemuliaan; milik Dialah segalanya yang baik, Dia satu-satunya yang baik.

56 Bilamana kita mendengar orang mengumpat atau menghujat Tuhan[17], maka hendaklah kita melakukan yang baik dan memuji serta memuliakan Tuhan, yang terpuji selama-lamanya.

57 Semua rohaniwan dan biarawan haruslah kita pandang sebagai tuan-tuan dalam hal-hal yang menyangkut keselamatan jiwa[18], jika tidak menyimpang dari tata cara tarekat kita; tahbisan dan pelayanan serta tugas jabatan mereka haruslah kita hormati dalam Tuhan. Di bawahnya:

58 Ajakan atau pujian yang berikut ini atau yang serupa[19] boleh diwartakan oleh semua saudara, bagaimana pun mereka, didorong oleh Allah, di depan orang mana pun, dengan berkat Allah dan izin ministemya:

59 Seganilah dan honnatilah,
pujilah dan muliakanlah,
ucap syukurlah dan sembahlah
Tuhan Allah kita yang mahakuasa
dalam Tritunggal dan Keesaan,
Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
Pencipta segala sesuatu.
60 Lakukanlah pertobatan
dan hasilkanlah buah-buah yang sesuai dengan pertobatan,
karena ketahuilah, bahwa kita akan lekas mati.
61 Berilah, maka kamu akan diberi
62 Ampunilah maka kamu akan diampuni.
63 Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni,
Tuhan juga tidak mengampuni kesalahanmu;
akuilah semua dosamu.

64 Berbahagialah mereka yang mati dengan bertobat sebab mereka akan tinggal di dalam kerajaan surga. 65 Celakalah mereka yang mati tanpa bertobat sebab mereka akan menjadi anak setan, yang pekerjaannya mereka lakukan, dan mereka akan masuk dalam api yang kekal. 66 Waspadalah dan jauhkan dirimu dari segala yang jahat dan bertekunlah dalam yang baik hingga akhir.

67 Di mana pun mereka berada[20], entah di pertapaan atau di tempat kediaman lainnya, hendaknya semua saudara menjaga, jangan sampai mereka membuat suatu tempat atau suatu hal lainnya menjadi milik mereka atau mempersengketakannya dengan orang lain. 68 Siapa pun yang datang kepada mereka, entah kawan atau lawan, janganlah mereka bertengkar dengan orang-orang itu dengan cara apa pun. 69 Di mana pun saudara-saudara berada serta [di tempat mana pun mereka bertemu, haruslah mereka secara rohani dan penuh perhatian saling menerima dan saling menghormati dengan tidak bersungut-sungut. 70 Hendaklah mereka menjaga diri, jangan sampai tampak sedih, lahiriahnya muram dan munafik; tetapi hendaklah mereka tampak bersukacita dalam Tuhan dan riang gembira serta cerah-ceria] dan penuh rasa terimakasih sebagaimana mestinya.

71 Aku minta kepada setiap saudara yang sakit[21], agar mengucap syukur kepada Pencipta atas segala-galanya dan ingin berada dalam keadaan sebagaimana Allah menghendakinya, entah sehat entah sakit; sebab semua orang yang ditentukan Tuhan untuk hidup yang kekal, dilatih-Nya dengan deraan cemeti dan penyakit serta dengan roh keremuk-redaman; sebagaimana firman-Nya: Siapa yang Kukasihi dan seterusnya.

72 Karena itu aku minta kepada semua saudaraku yang sakit[22], agar dalam keadaan sakit janganlah mereka menjadi gusar dan gelisah terhadap Allah atau para saudara. Jangan pula terlalu memusingkan obat-obatan atau terlampau ingin menyelamatkan daging yang segera akan mati, dan merupakan seteru jiwa yang akan mati.

73 Saudara semuanya haruslah berusaha mengikuti kerendahan dan kemiskinan Tuhan kita Yesus Kristus dan hendaklah mereka ingat[23], bahwa dari segalanya di dunia ini tidak ada yang perlu kita miliki, kecuali-seperti kata rasul-makanan dan pakaian, dan cukuplah itu untuk kita. 74 Mereka harus bersukacita, apabila mereka hidup di tengah orang-orang jelata dan yang dipandang hina, orang yang miskin dan lemah, orang sakit dan orang kusta serta pengemis di pinggir jalan. 75 Bila perlu, hendaknya mereka pergi minta sedekah. 76 Janganlah mereka merasa malu, karena Tuhan kita Yesus Kristus, Putra Allah yang hidup dan yang mahakuasa, membuat wajah-Nya bagaikan batu yang terkeras dan tidak merasa malu. 77 Ia menjadi miskin dan penumpang serta hidup dari sedekah, baik Dia sendiri maupun Santa Perawan Maria, bunda-Nya, serta murid-murid-Nya. 78 Apabila orang menistakan mereka dan tidak memberi kepada mereka, maka hendaklah mereka mengucap syukur kepada Tuhan, sebab dari penistaan itu mereka akan mendapat kehormatan besar di depan pengadilan Tuhan kita Yesus Kristus.

79 Baiklah mereka ketahui, bahwa nista itu akan ditanggungkan bukan kepada mereka yang menjadi sasaran, melainkan kepada mereka yang mendatangkan; 80 dan bahwa sedekah merupakan warisan dan hak, yang wajib diberikan kepada orang miskin, dan yang diperoleh Tuhan kita Yesus Kristus. 81 Maka saudara-saudara yang berjerih payah untuk memperolehnya, akan mendapat upah yang besar, dan mereka membuat para pemberi sedekah mendapat dan memperolehnya, sebab segala yang orang tinggalkan di dunia ini akan binasa, tetapi karena cintakasih dan sedekah yang mereka berikan, mereka akan memperoleh hidup yang kekal.


Yang ditempatkan antara kurung [] adalah bagian teks yang rusak dan hanya merupakan hasil rekonstruksi. Hanya beberapa kata yang jelas terbaca; kata-kata itu ditunjuk dalam teks ini dengan huruf yang lebih tebal.
[1]. Ayat l-2: sejajar dengan AngTBul XXII:1-4.
[2]. Ayat 3-5: sejajar dengan AngTBul XXII:5-7 dengan perbedaan di sana-sini.
[3]. Ayat 6-8: sejajar dengan AngTBul XXII:9-17.
[4]. Ayat 9-13: sejajar dengan AngTBul XXII:18-24.
[5]. Ayat 14-20: sejajar dengan AngTBul XXII:25-40
[6]. Ayat 27-28: sejajar dengan AngTBul XXII:42.55.
[7]. Ayat 30: sejajar dengan AngTBul XI:6 (diubah dan disingkatkan).
[8]. Ayat 3l-32: sejajar dengan AngTBul XII:1-5 (disingkatkan).
[9]. Ayat 33: sejajar dengan AngTBul XIV:l.
[10]. Ayat 34-35: sejajar dengan AngTBul XIV:4-6.
[11]. Ayat 36-38: sejajar dengan AngTBul XVI:5-7a (disingkatkan).
[12]. Ayat 39-40: sejajar dengan AngTBul XVI:10-lla
[13]. Ayat 41-44: sejajar dengan AngTBul XVII:3-6.
[14]. Ayat 45-53: sejajar dengan AngTBul XVII:7-16.
[15]. Ayat 54: sejajar dengan AngTBul XVII: 17a.
[16]. Ayat 55: sejajar dengan AngTBul XVII:18b.
[17]. Ayat 56: sejajar dengan AngTBul XVII: 19.
[18]. Ayat 57: sejajar dengan AngTBul XIX:3.
[19]. Ayat 58-60: sejajar dengan AngTBul XXI: 1-9.
[20]. Ayat 67-70: sejajar dengan AngTBul VII:13-16.
[21]. Ayat 71: sejajar dengan AngTBul X:3.
[22]. Ayat 72: sejajar dengan AngTBul X:4a (alamat diubah).
[23]. Ayat 73-81: sejajar dengan AngTBul IX:1-9.