Wasiat yang Dibuat di Siena
(1)Tulislah betapa aku memberkati semua saudaraku, baik yang kini ada dalam tarekat maupun yang akan datang, sampai akhir zaman…
(2)Karena lemah dan terlalu sakit, aku tidak mampu berbicara; maka secara singkat aku ingin menyampaikan pesanku yang terakhir kepada saudara-saudaraku dengan tiga patah kata ini, yakni:
(3)hendaklah mereka selalu mengasihi, sebagai tanda peringatan akan berkat dan perjanjianku.
(4)hendaklah mereka selalu mengasihi dan mengabdi Tuan Putri kita, kemiskinan yang suci;[1]
(5)dan hendaklah mereka selalu setia dan patuh kepada para pejabat serta semua rohaniwan Bunda Gereja yang kudus.
[1]. “tiga patah kata ini”, seperti nyata dari ayat-ayat yang menyusul, ialah kasih persaudaraan, kemiskinan dan kekatolikan yang diungkapkan dalam ketaatan kepada para anggota hierarki Gereja. Pokok-pokok itu memang merupakan sendi-sendi hidup Fransiskus yang selalu kembali dalam tulisannya dan ingin diwariskan kepada semua saudaranya.



