Tahun Penting Fransiskan Indonesia

02/04/2009
Oleh   |  Tampilan Cetak Tampilan Cetak
Dilihat: 1.809 kali

Lima fransiskan pertama yang datang di Indonesia pada 21 Desember 1929. Dari kiri-kanan: Azarius de Kock OFM, Paschalis Heitkonig OFM, Michael Lunter OFM, Victorinus Beekman OFM, Floribertus Schnijder OFM

Lima fransiskan pertama yang datang di Indonesia pada 21 Desember 1929. Dari kiri-kanan: Azarius de Kock OFM, Paschalis Heitkonig OFM, Michael Lunter OFM, Victorinus Beekman OFM, Floribertus Schnijder OFM

  • Abad 14 : Beberapa fransiskan singgah di Sumatera, Jawa dan Kalimantan dalam perjalanannya ke Cina.
  • Abad 16-17 : Para fransiskan berkarya di Sumatera Utara, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Kepulauan Maluku, Solor dan Flores Timur.
  • Abad 17-18 : Seluruh karya missioner-pastoral lumpuh (zaman kekuasaan Belanda-VOC)
  • 1929 : OFM berkarya kembali di Bumi Nusantara. Pada 21 Des 1929, lima saudara dari Provinsi Para Martir Gorkum Belanda tiba di Batavia (Jakarta). Berpangkal di Jakarta, mereka melayani Stasi Cianjur, Rangkasbitung, Serang dan Cicurug.
  • 1935 : Pribumi pertama masuk sebagai calon Fransiskan yaitu Thomas Koesnen dan Aquino Tjiptopranata; disusul kemudian oleh Martinus Hardhowardojo (1937) dan Redemptus Wahjosudibro (1938).
  • 1950 : Didirikan tempat Pendidikan calon OFM di Cicurug
  • 1951 : OFM memperluas karya pelayanan sampai ke Manggarai, Flores. Pada 1956 Florianus Laot masuk OFM sebagai orang Flores pertama.
  • 1962 (8 Mei) : Didirikan Kustodi Otonom Santo Michael yang meliputi seluruh wilayah di Indonesia.
  • 1965 : Pendidikan Teologi bergabung dengan Seminari Tinggi Keuskupan Agung Semarang di Yogyakarta.
  • 1969 : Bekerjasama dengan SJ dan Keuskupan Agung Jakarta menyelenggarakan sekolah tinggi filsafat di Jakarta yaitu STF Driyarkara. Sebagian pendidikan calon imam di selenggarakan di STF. Driyarkara-Jakarta.
  • 1970 : Perubahan status dari Kustodi Otonom menjadi “Vicaria Missionaria”
  • : Novisiat dipindahkan ke Yogyakarta
  • 1983 : Perubahan status dari “Vicaria Missionaria” menjadi “Provinsi”
  • 1984 : Novisiat dipindahkan ke Depok-Jawa Barat