Sosial – Karitatif

05/12/2009
Oleh   |  Tampilan Cetak Tampilan Cetak
Dilihat: 1.469 kali

Fransiskus Asisi setelah pertobatannya memilih untuk hidup miskin dan hidup bersama orang miskin. Ia merawat orang-orang kusta, berbagi sedekah dengan para pengemis. Perhatian kepada orang kecil, miskin dan terlantar ini juga diteruskan oleh OFM Provinsi Indonesia secara khusus melalui karya-karya berikut:

  1. Panti Asuhan Vincentius Putra, Jakarta. Cikal bakal Panti Asuhan Vincentius Putra sudah ada sejak tahun 1893. Pada tahun 1929, penanganan Panti ini diserahkan kepada OFM yang baru tiba di Indonesia. Sampai sekarang, Keuskupan Agung Jakarta melalui Perhimpunan Vincentius Jakarta masih memberi kepercayaan kepada OFM Provinsi Indonesia untuk mengelola Panti ini. Panti Asuhan Vincentius Putera bertujuan untuk memberikan cinta kasih, perawatan serta pendidikan kepada anak-anak laki-laki dari keluarga broken home serta penyandang masalah sosial lainnya (anak dari keluarga retak/miskin/sakit).
  2. Panti Asuhan St. Yusup, Sindanglaya. Sekitar tahun 1940-an, banyak anak pegawai perkebunan di Sukabumi Selatan ataupun Cianjur Selatan tidak bisa melanjutkan sekolah akibat situasi perang. Situasi mendorong para Fransiskan (OFM) untuk menampung mereka. Awalnya anak-anak itu ditampung dibeberapa tempat sampai kemudia pemilik Hotel Sindanglaya memberikan tempat yang sekarang ini kepada Fransiskan (OFM) untuk mendirikan panti asuhan. Pada tahun 1980-an panti asuhan ini diserahkan kepada Keuskupan Bogor, tetapi OFM Provinsi Indonesia masih dipercaya mengelola panti ini.
  3. Rumah Singgah St. Antonius. Gagasan didirikannya Rumah Singgah St. Antonius dilatarbelakangi oleh realitas bahwa orang miskin tidak memiliki akses kesehatan yang layak. Di sini, orang-orang miskin seperti gelandangan, pedagang asongan, penghuni pinggir rel dapat istirahat sementara dan mendapat perawatan sampai mereka siap kembali untuk bekerja. Selain itu, di tempat ini juga diselenggarakan bimbingan belajar bagi anak-anak SD sampai SMA yang tinggal di sekitar Rumah Singgah St. Antonius. Pendamping Rumah Singgah St. Antonius adalah para saudara muda OFM. Mereka secara rutin bergantian menjaga Rumah Singgah.
  4. Pastoral Rumah Sakit. Di sekitar daerah Kramat ada begitu banyak rumah sakit seperti RS St. Carolus, RSCM, RS 128, RS Gatot Subroto, RS Cikini dll. Di rumah sakit tersebut tentu juga ada umat Katolik dari berbagai paroki yang membutuhkan pelayan sakramen-sakramen. Kalau mengandalkan pastor paroki tentu saja kebutuhan pelayan ini tidak akan terjangkau. Maka, OFM Indonesia mengutus 2 Saudara untuk menangani Pelayanan Pastoral Rumah Sakit secara khusus di RS St. Carolus dan secara umum di rumah sakit yang ada di sekitar Kramat.

Satu komentar pada Sosial – Karitatif

  1. erci
    30/10/2013 at 08:28

    apakah panti asuhan vicentius putra jakarta dan panti asuhan st.yusup sindanglaya masih bisa menerima anak – anak yang orang tuanya kurang mampu(miskin).mohon di balas

Kirim komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *