Pasal XIII Kesabaran
(1)Berbahagialah orang yang membawa damai karena mereka akan disebut anak-anak Allah.
(2)Selama segalanya berjalan, seorang hamba Allah tidak dapat mengetahui, sejauhmana ia memiliki kesabaran dan kerendahan hati. (3)Akan tetapi bila datang saatnya, ketika orang-orang yang seharusnya memperlakukan dia dengan baik justru berlaku sebaliknya terhadap dia, maka [waktu itulah dapat diketahui berapa besar kesabaran dan kerendahan hatinya;] sejauh yang nyata ada padanya pada waktu itu, sebesar itu pulalah yang dimilikinya dan tidak lebih.
Petuah XIII sampai XXVIII (dengan kekecualian Pth XXVII) mulai dengan seruan “Berbahagialah”. Tema “Sabda Bahagia” di sini dikenakan pada para “hamba” Allah, yang dalam tulisan Fransiskus berarti orang yang menjalankan hidup injili. Ungkapan itu sendiri sudah lazim dipakai misalnya dalam Peraturan Hidup Santo Benediktus.



