Pasal XII Mengetahui adanya Roh Tuhan
(1)Beginilah diketahui apakah seorang hamba Allah memiliki bagian Roh Tuhan: (2)apabila Tuhan menreriakan sesuatu yang baik dengan perantaraannya, dagingnya tidak memegahkan diri karenanya, sebab daging[1] itu memang selalu bertentangan dengan semua yang baik; (3)sebaliknya hamba Allah itu malah memandang dirinya lebih hina dan menilai dirinya lebih rendah[2] daripada semua orang lainnya.
[1]Istilah “daging” (= caro) di sini berarti manusia sendiri, sejauh mana menjadikan dirinya “pusat” segala-galanya, dengan akibatnya ialah kesombongan.
[2]“lebih rendah” (= minor) adalah cita-cita injili Fransiskus, yang juga tercermin dalam sebutan “Frater Minor” bagi semua saudara; lht AngTBul VI: 3.



