Pasal 3 Orang yang Kerasukan Setan
Ada seorang laki-laki di kota Foligno bernama Pietro yang memenuhi janjinya melakukan pertobatan atas dosa-dosanya, suatu waktu melakukan sebuah peziarahan ke tempat suci Malaikat Agung terberkati. Dia berhenti di sebuah sumber air. Saat itu, dia haus dan letih dalam perjalanannya. Ia minum air dari sumber air itu. Saat itulah dirinya dirasuki setan. Ia dikuasai oleh setan-setan itu selama tiga tahun. Ia biasa melakukan hal-hal yang mengerikan untuk dilihat dan jelek untuk diceritakan. Ketika ia datang ke makam Bapak Fransiskus yang amat kudus, setan-setan itu mengamuk dan mengeram serta menganiayanya dengan kejam. Dengan sebuah mujizat yang tiada tandingnya, ia dibebaskan secara menakjubkan dari setan-setan itu ketika ia menyentuh kubur St.Fransiskus.
Seorang wanita di kota Narni dikuasai penyakit jiwa yang paling keras. Sejak saat itu ia sulit dikendalikan dan tidak bisa berpikir dengan baik, melakukan hal-hal yang mengerikan dan mengatakan segala sesuatu yang tidak ada artinya. Fransikus yang terberkati menampakkan diri kepadanya dalam sebuah penglihatan dan mengatakan “Buatlah Tanda Salib”. “Saya tidak bisa melakukannya,” ia menjawabnya. St Fransiskus melakukan tanda salib atasnya dan mengusir semua bayangan dari penyakit jiwanya dan momok-momok setan tersebut.
Beberapa laki-laki dan wanita lain digoda oleh siksaan dari roh-roh jahat dan menyesatkan dengan trik-trik mereka diselamatkan dari kekuatan-kekuatan roh-roh jahat itu melalui jasa-jasa yang tiada taranya dari Bapa yang kudus dan mulia.


