Pasal 2 Orang Buta Melihat



Dilihat: 112 kali

Seorang wanita bernama Sabilla menderita kebutaan pada kedua matanya selama beberapa tahun. Dia diantar ke kuburan manusia Allah itu, dengan buta dan rasa putus asa. Dia mendapatkan penglihatan dan gembira dan bersukacita kembali ke rumahnya.

Di kuburan tubuh yang kudus, seorang yang buta dari Spello memperoleh penglihatannya kembali yang telah hilang begitu lama sebelumnya.

Seorang wanita dari Camerino mengalami buta total pada mata kanannya. Orang tuanya menutup matanya yang buta dengan sebuah kain yang pernah dipegang oleh Bapa Fransiskus yang terberkati. Sesudah membuat sebuah janji, ia memperoleh penglihatan kembali. Mereka bersyukur kepada Tuhan Allah dan St. Fransiskus atas kesembuhan tersebut.
Hal yang mirip terjadi pada seorang wanita dari Gubbio yang- sesudah membuat janji, bergembira atas pemulihan kembali penglihatannya.

Seorang warga dari Asisi mengalami kebutaan selama lima tahun. Selama Fransiskus yang terberkati masih hidup, ia cukup dekat dan berteman dengan Fransiskus sehingga setiap kali ia berdoa kepada manusia yang terberkati itu, ia ingat kembali persahabatan mereka pada masa lalu. Ia disembuhkan seketika saat ia memegang kubur Fransiskus.
Albertino dari Narni adalah seorang yang buta total sekitar setahun karena kelopak matanya menutupi matanya. Berjanji kepada St. Fransiskus yang terberkati, dengan segera penglihatannya dipulihkan kembali dan dengan segera ia mempersiapkan dirinya pergi ke kubur St Fransiskus yang mulia.



Kirim Komentar