Nyanyian Fransiskus untuk Membesarkan Hati Perempuan-perempuan Miskin di San Damiano

15/12/2009
Oleh   |  Tampilan Cetak Tampilan Cetak
Dilihat: 870 kali

[ Index Karya-karya Fransiskus ]

1 Dengarkanlah, hai perempuan-perempuan miskin yang dipanggil oleh Tuhan,
kamu yang dikumpulkan dari banyak wilayah dan daerah:
2 Hendaklah kamu selalu hidup dalam kebenaran, sehingga kamu dapat mati dalam ketaatan.[1]
3 Janganlah memandang kepada kehidupan di luar sebab kehidupan roh[2] lebih baik.
4 Aku minta kepada kami demi kasih yang besar, agar kami bersikap bijaksana dalam hal sedekah[3] yang diberikan Tuhan kepada kamu.
5 Mereka yang menanggung beban karena sakit dan lainnya yang berjerih payah bagi mereka itu; hendaknya menanggungnya dengan tenteram[4] karena kamu akan melihat betapa berharga jerih payah itu;
6 sebab setiap orang akan dimahkotai sebagai ratu di surga[5] bersama dengan Perawa Maria.


Dokumen ini tidak terdapat dalam edisi K. Esser karena baru ditemukan waktu edisi Esser sudah selesai dikerjakan. Maka yang dipakai ialah edisi kritis dokumen itu oleh G. Boccali, Canto di Esortazione di San Francesco per le “Poverelle” di San Damiano, dlm: Franciscana 48 (1978) 5-29.
[1]. “mati dalam ketaatan”, berarti setia dalam hidup membiara sampai mati. “Ketaatan” bagi Fransiskus berarti hidup religius. Bdk AngTBul II:9; AngTBul II: 11 (“diterima ke dalam ketaatan”); juga AngTBul II:13; II:14 (“menjanjikan ketaatan”).
[2]. “Kehidupan di luar” dan “kehidupan roh”: kiranya menunjuk hidup duniawi dengan segala daya tarik di satu pihak dan hidup religius yang dijalankan atas dorongan Roh di lain pihak. Akan tetapi, kehidupan di luar juga bisa hanya berarti kehidupan di luar biara. Para suster Santa Klara yang hidup dalam biara yang sepenuhnya tertutup, memang tidak luput dari berbagai macam ketegangan psikologis. Maka mereka bisa saja tergoda untuk menengok kembali penuh nostalgia kepada hidup di luar biara.
[3]. “sedekah” adalah pemberian Tuhan, Sang Penderma Agung, lht AngTBul IX:8; Was 22; 2Cel 77; KisPan (LegMaj) VII:7.
[4]. “menanggung dengan tenteram” ungkapan itu dipakai juga dalam NyaMat 11; bdk AngTBul X:3 “Kamu akan melihat betapa berharga”; tafsiran lain: “kamu akan menjualnya (yaitu jerih payah) dengan amat mahal.”
[5]. Orang yang melekat pada kemiskinan akan dijadikan “ahli waris dan raja kerajaan surga”, AngTBul VI:4. Demikian juga Perempuan-perempuan itu, yang dengan tenteram menanggung kemiskinan dalam hal kesehatan badan, akan dimahkotai sebagai ratu di surga.