Misi

05/12/2009
Oleh   |  Tampilan Cetak Tampilan Cetak
Dilihat: 1.674 kali
Sdr. Gorrys Pontus dan Sdr. FX.Sutardjo, misionaris di Thailand

Sdr. Gorrys Pontus dan Sdr. FX.Sutardjo, misionaris di Thailand

Sebagai bagian dari gerak persaudaraaan universal, OFM Provinsi Indonesia terlibat secara aktif untuk bermisi. Beberapa lokasi misi sebagai berikut.

  1. Misi di Thailand. Sejak tahun 1999, OFM Provinsi Indonesia telah mulai terlibat dalam karya misi di Thailand. Tugas perutusan di Negeri Gajah Putih ini adalah hadir dan memberi kesaksian hidup serta membangun dialog di tengah masyarakat yang kebanyakan beragama Budha. Karya-karya yang dikembangkan di Thailand antara lain Hospice untuk korban AIDS yang sudah pada tahap “terminal”, sebuah pusat untuk doa dan pembinaan rohani.
  2. Misi di Myanmar. Karya misi OFM Provinsi Indonesia di Myanmar dimulai sejak 2007. Myanmar adalah negara yang masih tertutup untuk orang asing. Situasi politik masih agak panas. Aktifitas keagamaan pun juga dibatasi. Dalam situasi seperti ini, fransiskan hadir, ada bersama masyarakat untuk memberi kesaksian hidup kristiani.
  3. Misi di Tanah Suci. Sekitar tahun 1219-1220, St. Fransiskus Asisi pergi ke Timur Tengah. Ia bertemu dan bahkan menjalin hubungan yang baik dengan Sultan Melek-el-Kemel. Fransiskus Asisi juga mempunyai devosi yang kuat dengan kisah-kisah Tuhan Yesus. Misalnya saja, ia merayakan natal dengan membuat palungan. Dua hal tersebut menjadi latar belakang karya misi OFM di Tanah Suci. Sejak tahun 1342, Tahta Suci memberi tugas kepada putra-putra Fransiskus (OFM) untuk menjaga tempat-tempat suci yang tersebar di Israel, Palestina, Syria, Lebanon, Mesir, Kepulauan Cyprus serta Rhodes. Kesemua negara ini selanjutnya disebut Holyland. OFM Provinsi Indonesia ikut ambil bagian dalam karya misi di Tanah Suci ini.
  4. Komisariat Tanah Suci.Ini adalah lembaga yang mendukung para saudara yang bekerja di Tanah Suci. Komisariat Tanah Suci bertugas untuk menggalang dukungan dan dana untuk memelihara tempat-tempat suci, membiayai penelitian arkeologis terkait dengan sejarah Kitab Suci, dll. OFM Provinsi Indonesia memulai komisariat ini pada tahun 2006.

Satu komentar pada Misi

  1. agustinus hendra
    29/09/2010 at 06:25

    Proviciat ,

    Para pastoor dan suster dari ordo OFM, saya masih ingat dan tidak akan terlupakan buah tangan MAW Brower OFM di tatar parahyangan selama beliau berkarya,semoga ada yang akan melanjutkan misi dan obsesinya alm yang belum terlaksana.
    Pendapat saya selama ini misi dari Imam Katolik belum begitu berhasil di Papua , semoga Yesus membimbing kita sekalian mempercepat kesejahteraan di bumi Papua

    GBU all

Kirim komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *