Mereka Disebut Saudara Dina

Dilihat: 8.883 kali
Sebagian kecil para saudara OFM

Sebagian kecil para saudara OFM

Fransiskus Asisi adalah seorang pecinta kemiskinan, bentara perdamaian, pendoa sejati yang riang gembira dan penyayang segala mahluk. Karena itu, banyak orang terpesona olehnya dan ingin bergabung dengan persaudaraan fransiskan (OFM).

Jika Anda merasa terpanggil dan terpana oleh semangat St. Fransiskus Asisi, untuk hidup dalam persaudaraan dan kesederhanaan, untuk melayani Tuhan dan sesama, maka jangan takut, jangan bimbang. Padamkan segala keraguan anda. Bersama kami, kita melangkah mengikuti jejak Tuhan kita Yesus Kristus seturut teladan suci Bapa Fransiskus

Bila Anda tertarik dan berminat untuk tumbuh dan berkembang bersama kami maka bergabunglah bersama kami dan bersama-sama kita penuhi bumi ini dengan Kabar Gembira Kristus.

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan dan jawaban yang sering muncul ketika seseorang ingin mengenal dan ingin bergabung dengan Fransiskan.

Apakah Fransiskan hanya untuk orang-orang “suci”?

Tentu saja tidak. Saudara Fransiskan adalah manusia biasa yang berjuang sebagaimana orang lain untuk melakukan yang baik dan menjauhi yang jahat. Sebagaimana setiap manusia, seorang Fransiskan kadang-kadang juga berbuat kesalahan. Kita bisa melihat kembali hidup Fransiskus, khususnya pada tahun-tahun awal, pun setelah pertobatannya, dia masih hidup dalam kesalahan dan dosa. Saudara Fransiskan yang baik bukanlah seorang yang suci melainkan seorang yang terus berjuang untuk menjadi suci.

Apakah ada standar akademis tertentu untuk menjadi Fransiskan?

Jawaban singkatnya adalah ”tidak”. Tidak ada persyaratan titel akademis tertentu untuk bergabung dengan Persaudaraan. Secara sederhana, St. Fransiskus mengajar kami untuk mencari orang-orang berkehendak baik untuk menghayati cara hidup ini.

Akan tetapi, kami sadar bahwa dunia sekarang berkembang begitu pesat. Supaya kita bisa melayani dengan lebih baik, maka kita juga perlu mengikuti perkembangan dunia ini. Agar para saudara bisa mengikuti perkembangana zaman maka, selama masa formasio awal para saudara akan diutus untuk belajar. Supaya bisa menjalankan tugas perutusan belajar dengan baik maka para saudara juga perlu memiliki kecakapan dasar minimal setingkat SMA. Kami juga menganjurkan bagi anda yang masih kuliah supaya menyelesaikannya terlebih dahulu. Biar bagaimana pun bekal ilmu yang anda miliki akan sangat berguna untuk pelayanan nanti.

Jika seorang saudara ingin ditahbiskan menjadi imam, maka ia harus mengikuti pendidikan calon imam sebagaimana ditetapkan oleh uskup setempat. Ada syarat-syarat tuntutan akademis dan kemampuan lain yang diperlukan. Kurang lebih dibutuhkan waktu selama 8 – 10 tahun untuk ditahbiskan menjadi seorang saudara imam.

Berapa batasan umur untuk calon?

Sebagai patokan umum, seorang bisa menjadi calon Fransiskan kalau sudah lulus SMA dan berumur tidak lebih dari 35. Patokan umum ini dibuat karena calon yang usianya di atas 35 seringkali mengalamai kesulitan yang cukup besar untuk bisa beradaptasi dengan cara hidup yang memang berbeda ini. Akan tetapi terkadang juga terjadi bahwa orang yang sudah cukup umur dan memiliki pengalaman cukup matang, bisa menyesuaikan diri dengan cara hidup sebagai seorang Fransiskan. Karena itu, bisa kami katakan bahwa sebenarnya tidak ada batasan umum karena panggilan itu misteri yang tidak mengenal usia.

Apakah seorang Fransiskan harus menjadi Imam?

Jawabannya adalah tidak. St. Fransiskus sendiri bukanlah seorang imam. Satu di antara empat saudara tidak ditahbiskan menjadi imam. Panggilan yang digunakan di antara kami adalah Saudara. Ordo Saudara-saudara Dina adalah sebuah Persaudaraan dimana beberapa anggotanya adalah imam dan yang lain bukan imam (saudara bruder). Tidak ada pembedaan kelas di antara saudara, imam atau bruder. Ada saudara yang yakin bahwa ia dipanggil untuk pelayanan tertahbis, yang lain merasa dipanggil menjadi Saudara tetapi tidak dalam jajaran para klerus. Semua Saudara mempunyai prasetya (kaul religius) yang sama dan memeluk cara hidup yang sama sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar St. Fransiskus.

Berapa Lama Masa Pendidikannya?

Masa pendidikan ini kami sebut formation awal. Program formatio awal sama untuk semua calon, baik untuk mereka yang mempersiapkan diri untuk tahbisan atau pun tidak. Program ini berlangsung kurang lebih 8 tahun sebagai persiapan untuk kaul kekal. 1 tahun masa postulan, 1 tahun masa novisiat dan 6 tahun kaul sementara. Jika seorang saudara mempersiapkan diri untuk tahbisan imam maka ia akan melanjutkan dengan studi dan pelayanan pastoral selama kurang lebih 2 tahun setelah kaul kekal. Tidak sepanjang waktu tersebut diisi dengan studi. Waktu studi itu juga dipadukan dengan karya dan pengalaman pelayanan serta tanggungjawab untuk pertumbuhan dan perkembangan pribadi.

Berikut ini adalah bagan yang menggambarkan masa pendidikan seorang fransiskan.

bagan-ofm

Apa yang perlu saya lakukan untuk bergabung dengan Persaudaraan OFM?

Sederhana saja, tidak perlu mengisi blangko atau formulir pendaftaran, juga tidak seperti interview untuk melamar pekerjaan. Pertama-tama kami ingin mengenal anda dan kiranya baik kalau anda juga mengenal kami. Kami akan membantu anda untuk bisa menjalin kontak dengan salah satu saudara kami. Kemudian, anda bisa bertemu dengan saudara kami tersebut untuk berbicara tentang keinginan anda secara lebih detail. Anda juga bisa tinggal 2 atau 3 hari di salah satu komunitas kami untuk mencicipi kehidupan harian kami. Kami akan menjaga kontak dengan anda, memberi bahan-bahan bacaan dan juga mendampingi anda sampai pada proses mengajukan lamaran untuk bergabung dengan kami.

Pertanyaan lain?

Mungkin masih ada pertanyaan-pertanyaan lain yang ingin anda sampaikan. Jangan ragu-ragu untuk menyampaikan pertanyaan anda. Kirimkan pertanyaan anda melalui link ”Kirim Pesan” dan yakinlah kami akan segera menanggapinya.