KOMISI LITURGI KURIA GENERAL OFM

03/08/2016
Oleh   |  Tampilan Cetak Tampilan Cetak
Dilihat: 143 kali

Liturgi01Sedang mempersiapkan Proprium Fransiskan untuk Misa dan Ibadat Ofisi, Ritual Fransiskan dan Martiriologium Fransiskan.

Dari tanggal 31 Mei – 1 Juni 2016, dipimpin oleh Sdr. Sandro Overend, Komisi Liturgi Kuria General OFM mengadakan pertemuan di Roma. Komisi ini dibentuk pada tahun 2010 dan telah bekerja selama tahun-tahun terakhir ini menggarap bagian pertama sebuah proyek yang bertujuan:

  1. Mengedit Misal Fransiskan dengan Bacaan-bacaan dan Doa-doa Umatnya (Doa Universal);
  2. Proprium Fransiskan Ibadat Ofisi Harian;
  3. Ritual Fransiskan;
  4. Martiriologium Fransiskan.

Liturgi02Para anggota Komite ini telah membagikan observasi dan saran-saran mereka supaya diperbaiki; khususnya mengenai naskah Misal, Bacaan dan Doa Umat Fransiskan. Semua naskah itu sekarang ini sudah dipersiapkan; yang masih harus diselesaikan adalah perumusan dan kepastian adanya konsistensi dalam berbagai rumus dan istilahnya. Diharapkan hal ini dapat diselesaikan pada bulan Oktober 2016, sehingga dapat diserahkan kepada Kongregasi Ibadat Ilahi dan Tertib Sakramen-sakramen.
Liturgi03
Berita di atas sungguh merupakan berita yang menggembirakan dan melegakan, karena selama ini sepertinya kok tidak ada buku Brevir yang khusus memuat Santo, Santa dan pesta-pesta Fransiskan dan dipakai oleh semua pengikut St. Fransiskus Asisi, khususnya yang berbahasa Indonesia.
Liturgi04
Sekafi pernah menerbitkan Misa Fransiskan dengan tata letak dan jilidan yang prima dan dipakai secara luas di kalangan para fransiskan dan fransiskanes. Tetapi sekarang buku ini sudah sulit diperoleh, sehingga terjadilah sesuatu yang sebenarnya menyedihkan: ada saudara-saudara Fransiskan yang tidak mengenalnya bahkan tidak merasa adanya kebutuhan untuk sebuah Misal Fransiskan. Padahal selama delapan abad ini, gerakan hidup Fransiskan sudah berhasil mengantar begitu banyak orang, baik dari Ordo Pertama, Ke Dua maupun ke Tiga, ke jenjang pengudusan dan yang telah diresmikan oleh Gereja ada ratusan. Ini menunjukkan bahwa jalan hidup yang diperkenalkan oleh Bapa Fransiskus itu sungguh ada hasilnya: subur dan berbuah banyak. Lihat saja gambar-gambar yang mengungkapkan hal ini dan terkenal dengan nama “Pohon Fransiskan” yang subur berbuah.
Liturgi05
Kita yang berprasetya menjalani hidup Fransiskan ini sudah pada tempatnya bangga dan bersyukur atas anugerah saudara-saudara Dina yang dikuduskan ini. Mereka itu merupakan sebagian dari warisan kudus kita yang harus kita pelihara dan rayakan bersama. Patut dan sewajarnyalah kalau kita merayakannya dengan cara resmi gerejawi dalam liturgi.
Liturgi06
Selain Misal Fransiskan terbitan Sekafi itu, masih ada terbitan dalam bidang Ibadat Harian atau Ofisi Ilahi. Para Suster Klaris di Pacet telah menggarap seluruh Tahun Liturgi itu, bahkan lengkap dengan notasi angkanya. Suatu pekerjaan raksasa yang membutuhkan cinta dan ketekunan. Acungan jempol penulis ajukan khusus kepada Suster Imma OSC. Waktu saya mukim di Yogya dan Cipanas, saya sempat membantu sedikit dalam usaha mulia ini.

Masih ada juga terbitan-terbitan lokal lainnya, misalnya dari biara St. Klara Sikeben. Tetapi jilidan dan tata letaknya masih terkesan seadanya.

Sudah berkali-kali, antara lain pada setiap visitasi, saya tekankan adanya kekosongan buku Ibadat Ofisi Fransiskan ini. Semoga dengan penerbitan resmi dari Generalat ini, terjemahan ke dalam bahasa Indonesia dapat segera diwujudkan sehingga kita dapat merayakan anugerah Tuhan dalam diri para Santo dan Santa Fransiskan dengan cara yang layak dan tepat.

Kontributor: P. Alfons Suhardi OFM

Kirim komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *