Artikel

Para Saudara Fransiskan Sekular yang Terkenal

Para Saudara Fransiskan Sekular yang Terkenal

Hai para pengikut St. Fransiskus dari Asisi, dari Uskup sampai umat jelata, baik yang tertahbis maupun tidak, baik yang masuk biara atau yang tetap berjuang dan berkecimpung dalam kancah percaturan dunia ramai. Pernahkah Anda, seperti saya, merasa kecewa, gemas dan bertanya-tanya bila menyaksikan gerak lagak dan lenggang hidup para pengikut St. Fransiskus (termasuk saya!) sekarang…

Klara – Wanita dalam Keheningan dan Kenangan (Bagian 8)

Klara – Wanita dalam Keheningan dan Kenangan (Bagian 8)

Banyak orang ingin hidup menurut nasihat injil sebagaimana dihayati oleh para suster biara San Damiano, yang biasa disebut biara “Para Putri Miskin” ( the Poor Clare Sister ). Bagaimana awal mulanya? Betapa sulit dan berat perjuangan awal berdirinya Tarekat Santa Klara. Pada waktu itu di tengah masyarakat terjadi gerakan pembaharuan hidup rohani di berbagai kota…

Klara – Wanita dalam Keheningan dan Kenangan (Bagian 7)

Klara – Wanita dalam Keheningan dan Kenangan (Bagian 7)

Secara psikologis, “Setiap orang memiliki sikap kepriaan dan kewanitaan. Seorang pria memiliki sikap kepriaan jauh lebih maskulin dan kental daripada seorang wanita. Dan seorang wanita memiliki sifat kewanitaan jauh lebih feminin daripada seorang pria”. Relasi persahabatan antara Santo Fransiskus dan Santa Klara meningkatkan kedua sifat tersebut. Santo Fransiskus mewarisi sikap kewanitaan dari kelemah-lembutan Santa Klara.…

Klara – Wanita dalam Keheningan dan Kenangan (Bagian 6)

knots

Dalam dekrit Clara Calris Praeclara, kanonisasi Santa Klara diungkapkan, “Santa Klara jatuh cinta dan mengikuti semangat kemiskinan”. Santa Klara memiliki dasar keutamaan dan motivasi murni untuk memiliki semangat kemiskinan sebagai harta mulia. Ia pun amat mencintai dan memeluk semangat kemiskinan dengan setia dan teguh. Dalam Kisah Santa Klara, Celano mengungkapkan tentang kanonisasi Santa Klara:

Klara – Wanita dalam Keheningan dan Kenangan (Bagian 5)

Klara – Wanita dalam Keheningan dan Kenangan (Bagian 5)

Di biara Santo Paulus, sementara Para Suster (monache di coro) anggota biara bernyanyi di kapel, Santa Klara bekerja tangan sebagai pembantu sebagaimana biasanya. Santa Klara tinggal di biara ini tidaklah lama, mengingat bahwa Biara Santo Paulus ini bersahabat baik dengan para bangsawan kota Assisi. Apalagi Para Suster penghuni biara tersebut sebagian besar berasal dari keluarga…

Klara – Wanita dalam Keheningan dan Kenangan (Bagian 4)

Klara – Wanita dalam Keheningan dan Kenangan (Bagian 4)

Dalam bahasa Latin converto-converti-conversus berarti mengubah cara hidup. Istilah lain poenitentia-poenitentiae berarti mengubah sikap. Bila diterapkan dalam pertobatan Santa Klara, bertobat berarti mengubah cara hidup. Perubahan cara hidup dari hidup sebagai awam dalam keluarga orangatua Santa Klara menjadi cara hidup bakti dalam biara. Marilah kita bandingkan pertobatan Santo Fransiskus dan Santa Klara.

Klara – Wanita dalam Keheningan dan Kenangan (Bagian 3)

StClaire

Kita cenderung memahami seorang tokoh yang sedang kita baca (Santa Klara atau yang lain) sesuai dengan zaman kita. Seolah-olah ia hidup pada zaman kita. Cara demikian menghambat pemahaman. Hendaknya kita memahami adat istiadat budaya pada zaman Santa Klara agar kita dapat lelbih menegenal Santa Klara secara lebih mendalam. Karena tidak semua kecenderungan masyarakat ditentang oleh…

Klara – Wanita dalam Keheningan dan Kenangan (Bagian 2)

Klara – Wanita dalam Keheningan dan Kenangan (Bagian 2)

Tak lama setelah Santa Klara meninggal, Bapa Suci Innocentius ke 4 memberi wewenang kepada Uskup Assisi untuk mengumpulkan saksi-saksi untuk memperoleh data yang sebenarnya tentang Santa Klara. Bapa Suci menjadi Celebran utama dalam upacara penguburan Santa Klara.[i] Bapa Suci yakin bahwa Santa Klara memang orang kudus. Sehingga Beliau mengatakan, “Sebagai ganti misa arwah, kita rayakan…

Klara – Wanita dalam Keheningan dan Kenangan (Bagian 1)

Klara – Wanita dalam Keheningan dan Kenangan (Bagian 1)

Orang yang pertama kali menanyakan “Siapakah Klara dari Assisi?” hendaknya Thomas Celano, penulis sejarah. Ia menulis riwayat hidup Santo Fransiskus waktu Santa Klara masih hidup. Biasanya kita memuji orang waktu dia telah meninggal. Tetapi Celano memuji Santa Klara waktu ia masih hidup dalam biara.