Artikel

Memelihara (Bumi) Sebagai Rumah Kita Bersama

Memelihara (Bumi) Sebagai Rumah Kita Bersama

Dalam konteks mewujudkan spirit hidup “Sentire cum Ecclesiae Christi”, saya mengajak saudara-saudari sekalian untuk bersama menyimak, merefleksikan dan mewujudkan dalam hidup isi Ensiklik terbaru, yang dikeluarkan di Vatikan tanggal 18 Juni 2015. Ensiklik artinya surat Paus sebagai Uskup Roma dan pemimpin Gereja Katolik dunia, yang berisi ajaran Sri Paus mengenai iman dan kesusilaan. Ensiklik ini…

Ensiklik Laudato Si ‘ Paus Fransiskus Tentang Perawatan Rumah Kita Bersama

Ensiklik Laudato Si ‘ Paus Fransiskus Tentang Perawatan Rumah Kita Bersama

"LAUDATO SI ', mi' Signore" -. "Terpujilah Engkau, Tuhanku" Dalam nyanyian yang indah ini, Santo Fransiskus dari Assisi mengingatkan kita bahwa rumah kita bersama adalah seperti seorang saudari yang dengannya kita berbagi hidup, dan seperti seorang ibu yang menawan yang menyambut kita dengan tangan terbuka. "Terpujilah Engkau, Tuhanku, karena Saudari kami, Ibu Pertiwi, yang menyuap…

Pembinaan – Demi Hidup Selibat yang Penuh Arti

Pembinaan – Demi Hidup Selibat yang Penuh Arti

Suatu pelatihan menerima tanggungjawab pribadi menjadi bagian utama proses transformasi bagi seorang religius atau imam. Hidup selibat tak mungkinlah hanya dipelajari lewan buku-buku dan teori-teori yang bisa diperoleh, atau cukup dengan menolak hidup pernikahan, tetapi suatu pengalaman penghayatan hidup selibat secara nyata dengan penuh kasih. Komunitas hidup religius yang hidup atas dasar iman dan komitment…

Kedewasaan Manusiawi dan Integrasi Psikoseksual

Kedewasaan Manusiawi dan Integrasi Psikoseksual

Dokumen Gereja tentang tarekat hidup membiara dan imamat menganjurkan suatu kriteria untuk mempertimbangkan suatu tingkat kedewasaan manusiawi dan psikoseksual calon anggota tarekat dan imam (Optatam Totius, 1966, no. 11; Congregation for Institutes, 1990, no. 33). Menilai kemampuan calon demi kedewasaan intimasi dan afektif merupakan bagian penting dalam pembinaan hidup tarekat yang sehat. Kemampunan menjalin relasi…

Klara – Wanita dalam Keheningan dan Kenangan (Bagian 12-tamat)

Klara – Wanita dalam Keheningan dan Kenangan (Bagian 12-tamat)

Setelah penulis menjelaskan hal-hal tersebut, ia pun membandingkan dokumen yang berada di tangan Thomas dari Celano. Ia mempertanyakan mengapa banyak dokumen tersebut tak dimasukkan dalam tulisan Thomas Celano. Iapun berusaha mempelajari alasan-alasan dasar. Inilah kebahagiaan penulis sejarah. Barangkali Thomas tak menyadari bahwa ia melupakan hal-hal yang penting dalam dokumen tersebut...

Klara – Wanita dalam Keheningan dan Kenangan (Bagian 11)

Klara – Wanita dalam Keheningan dan Kenangan (Bagian 11)

Sesungguhnya semua saksi mata percaya kekudusan Santa Klara. Tetapi masing-masing saksi memandang dari sisi yang berbeda. Contohnya, Giovani yang pernah menjadi pembantu di rumah keluarga Santa Klara mengungkapkan, “Sementara Santa Klara masih di rumah orangtuanya, ia biasa mengenakan pakaian sederhanya, pakaian rangkap berwarna putih.

Klara – Wanita dalam Keheningan dan Kenangan (Bagian 10)

Klara – Wanita dalam Keheningan dan Kenangan (Bagian 10)

Hal yang amat mengesankan pada akhir hidup Santa Klara berupa kedekatan para Suster dengan Santa Klara. Suster Agnes, adik kandung Santa Klara meminta dengan sangat agar ia diperkenankan tinggal di biara San Damiano untuk merawat Santa Klara. Santa Agnes dari Praka begitu dekat dengan Santa Klara, sebagaimana terungkap dalam Surat Santa Klara yang ditujukan kepadanya.…

Klara – Wanita dalam Keheningan dan Kenangan (Bagian 9)

Klara – Wanita dalam Keheningan dan Kenangan (Bagian 9)

Sejak awal abad ke 13, atau pada akhir abad ke 12 masyarakat Eropa dalam keadaan perang. Santa Klara lahir pada masa tersebut, pada tahun 1193. Penguasa sipil berada pada Kaisar Jerman, ia memegang kekusaan seluruh masyarakat Eropa. Ia menguasai wilayah Jerman, Itali, Perancis dan Spanyol. Penguasa ilahi, atau Gerejawi, berada di tangan Bapa Suci. Walaupun…

Beatifikasi saudari Giovannina Franchi

Beatifikasi saudari Giovannina Franchi

Hati kita sungguh menjadi hangat dan berbunga-bunga, mendengar dan membaca bahwa salah satu dari saudara kita, putra/putri Bapa Fransiskus, dengan resmi diakui hasil perjuangannya untuk mendekatkan diri pada Tuhan dan sesama: memperoleh gelar Venerabilis, beatus/a dan akhirnya yang paling tinggi adalah gelar Santo/Santa. Berita semacam ini dapat mendorong dan menyalakan kembali semangat kita yang seringkali…