1 Peraturan Hidup
Wasiat yang Dibuat di Siena
(1)Tulislah betapa aku memberkati semua saudaraku, baik yang kini ada dalam tarekat maupun yang akan datang, sampai akhir zaman…
(2)Karena lemah dan terlalu sakit, aku tidak mampu berbicara; maka secara singkat aku ingin menyampaikan pesanku yang terakhir kepada saudara-saudaraku dengan tiga patah kata ini, yakni:
(3)hendaklah mereka selalu mengasihi, sebagai tanda peringatan akan berkat dan perjanjianku.
(4)hendaklah mereka… »
Wasiat Santo Fransiskus
[1] [I] Beginilah Tuhan menganugerahkan kepadaku, Saudara Fransiskus, untuk mulai melakukan pertobatan. Ketika aku dalam dosa, aku merasa amat muak melihat orang kusta. (2)Akan tetapi Tuhan sendiri menghantar aku ke tengah mereka dan aku merawat mereka penuh kasihan. (3)Setelah aku meninggalkan mereka, apa yang tadinya terasa memuakkan, berubah bagiku menjadi kemanisan jiwa dan badan; dan… »
Pesan Akhir untuk Santa Klara
(1)Aku, Saudara Fransiskus, orang kecil ini, mau mengikuti hidup dan kemiskinan Tuhan kita Yesus Kristus Yang Mahatinggi serta ibu-Nya Yang tersuci, dan mau bertekun di dalamnya hingga akhir. (2)Juga kamu, tuan putriku,[1] kuminta dan kunasihati, agar senantiasa hidup menurut hidup dan kemiskinan Yang amat suci itu. (3)Jagalah dirimu baik-baik, agar untuk selamanya jangan sampai… »
Nyanyian Fransiskus untuk Membesarkan Hati Perempuan-perempuan Miskin di San Damiano
(1)Dengarkanlah, hai perempuan-perempuan miskin yang dipanggil oleh Tuhan,
kamu yang dikumpulkan dari banyak wilayah dan daerah:
(2)Hendaklah kamu selalu hidup dalam kebenaran, sehingga kamu dapat mati dalam ketaatan.[1]
(3)Janganlah memandang kepada kehidupan di luar sebab kehidupan roh[2] lebih baik.
(4)Aku minta kepada kami demi kasih yang besar, agar kami bersikap bijaksana dalam hal sedekah[3] yang diberikan Tuhan… »
Pedoman Hidup untuk Santa Klara
(1)Oleh karena, atas dorongan ilahi, engkau telah bersedia menjadi putri dan abdi Raja Yang Mahatinggi dan Mahaluhur, Bapa Surgawi, dan kamu telah menyerahkan dirimu sebagai mempelai kepada Roh Kudus dengan memilih hidup menurut kesempurnaan Injil Suci, (2)maka aku menghendaki dan berjanji secara pribadi dan melalui saudara-saudaraku, untuk selalu memberikan pemeliharaan yang baik dan keprihatinan khusus… »
Aturan untuk Hidup di Pertapaan
(1)Saudara-sauaara yang mau menjalankan hidup bakti di tempat-tempat pertapaan, hendaknya bertiga atau paling banyak berempat. Dua dari mereka hendaknya menjadi “ibu”, dan dua yang lainnya – atau sekurang-kurangnya satu-menjadi “anak” mereka. (2)Dua yang menjadi ibu itu hendaknya memerankan cara hidup Marta, sedangkan kedua anak memerankan cara hidup Maria. Tempat tinggal mereka harus berpagar[1] dan di… »
Pasal 1 Demi nama Tuhan! Mulailah cara hidup Saudara-Saudara Dina
(1)Anggaran dasar dan cara hidup Saudara-Saudara Dina ialah menepati Injil Suci Tuhan kita Yesus Kristus sambil hidup dalam ketaatan, tanpa milik dan dalam kemurnian. (2)Saudara Fransiskus menjanjikan ketaatan dan hormat kepada Sri Paus Honorius serta Para penggantinya yang sah menurut hukum Gereja dan kepada Gereja Roma. (3)Saudara-saudara lainnya wajib menaati Saudara Fransiskus dan Para penggantinya.
Teks… »
Pasal II Mereka yang mau menganut cara hidup ini dan cara menerima mereka
(1)Jika ada orang mau menganut cara hidup ini dan datang kepada saudara-saudara kita, maka hendaklah Para saudara menghadapkan orang itu kepada minister provinsi mereka karena hanya Para minister itu saja, dan bukan orang lainnya, yang diberi wewenang untuk menerima saudara. (2) Para minister hendaknya menguji calon-calon itu dengan saksama tentang iman katolik dan sakramen- sakramen… »
Pasal III Ibadat, puasa, dan cara bepergian di dunia
(1)Para rohaniwan hendaknya melakukan ibadat harian menurut tata cara Gereja Roma yang kudus, kecuali buku mazmur. (2)Oleh karena itu mereka boleh mempunyai buku ibadat harian[1]. (3)Sedangkan saudara-saudara yang awam hendaknya mengucapkan duapuluh empat Bapa Kami untuk ibadat matutinum dan lima untuk ibadat laudes; untuk ibadat prima, tertia, sexta dan nona masing-masing tujuh, sedangkan untuk… »
Pasal IV Saudara-saudara tidak boleh menerima uang
(1)Aku memerintahkan dengan keras kepada saudara-saudara, agar mereka dengan cara apa pun jangan menerima uang, dalam bentuk apa pun[1], baik secara pribadi maupun melalui seorang perantara. (2)Walaupun demikian, untuk keperluan mereka yang sakit dan untuk pakaian saudara lainnya, hendaknya hanya para minister dan kustos, dengan bantuan sahabat-sahabat rohani, mengurus dengan cermat apa yang mereka… »




