3 Doa, Pujian dan Berkat
Uraian Doa Bapa Kami
Dalam penyelidikan baru, dari semua karya yang oleh tradisi dianggap berasal dari Fransiskus, Uraian Doa Bapa Kami (UrBap) paling banyak dipersoalkan kepastiannya. Hal itu terjadi, kiranya juga karena tidak dibedakan antara keotentikan dan keoriginalannya. Beberapa tulisan Fransiskus yang lain juga dinilai otentik (=betul milik Fransiskus), meskipun tidak original (= tidak merupakan hasil ciptaan Fransiskus sendiri,… »
Salam kepada Santa Perawan Maria
Dokumen yang pendek ini merupakan salah satu dari “pujian” (lauda) St.Fransiskus yang sampai kepada kita. Tetapi di dalam semua teks-saksi, disebut sebagai “salam” (salutatio).
Ungkapan-ungkapan seperti “istana”, “kemah”, “rumah” memang menimbulkan kesulitan. Tetapi, Fransiskus kiranya mengambil alih ungkapan-ungkapan itu dari teks liturgi yang diketahuinya waktu itu. Ia kemudian, dalam doa-doa meditatifnya, mencernakannya menjadi miliknya sendiri dengan… »
Pujian yang Diucapkan pada Semua Waktu Ibadat
Doa Pujian ini mengungkapkan spiritualitas St.Fransiskus dari segi lain. Orang dengan tepat menekankan, bahwa kesalehannya amat kuat mengarah kepada hidup Yesus di bumi. Tetapi dengan penekanan itu orang tidak boleh melalaikan unsur lainnya: Fransiskus juga terarah kepada masa yang nanti. Justru dalam ayat-ayat Pujian ini, yang sebagian besar terdiri dari kutipan-kutipan Kitab Wahyu, ia menghubungkan… »
Pujian Bagi Allah yang Mahaluhur
Pujian Bagi Allah yang Mahaluhur merupakan bagian depan dari perkamen lembaran kecil yang diberikan oleh Fransiskus kepada Saudara Leo . Catatan ini merupakan otografi Fransiskus sendiri. Hingga kini disimpan sebagai relikui di Sacro Convento di Asisi.
(1) Engkaulah Tuhan Yang Kudus,
Allah satu-satunya,
yang melakukan keajaiban-keajaiban.
(2) Engkau kuat,
Engkau besar,
Engkau mahaluhur,
Engkaulah Raja Yang Mahakuasa,
Engkaulah Bapa Yang Kudus,
Raja langit dan… »
Kidung Saudara Matahari
Fransiskus sudah berada pada puncak perjalanan pertobatannya. Semuanya sudah ditinggalkannya, dan sekarang ia sendiri menengadah kepada Allah semata-mata. Tidak ada hal lain yang perlu dikerjakan lagi selain memuji dan memuja Dia. Dalam sikap yang “murni” itu, indra batiniahnya juga semakin jernih dan tajam. Ia menangkap kidung dan puja-pujian semua makhluk, dan ia pun mengajak mereka… »
Doa Di Depan Salib
Naskah-naskah Latin yang memuat doa itu memberikan catatan, bahwa doa itu diucapkan oleh Fransiskus di depan gambar salib di gereja San Damiano, ketika dari salib itu datang suara kepadanya: Fransiskus, pergilah, perbaikilah rumahku, dst. Peristiwa ini pastilah peristiwa rahmat yang mempunyai kesan khusus bagi Fransiskus.
Teks doa itu sendiri pun memberikan dasar bagi keontetikannya. Tiga keutamaan… »
Berkat untuk Saudara Leo
Berkat untuk Saudara Leo merupakan bagian belakang dari perkamen lembaran kecil untuk Saudara Leo dari Fransiskus. Pada bagian depannya tertulis doa Pujian bagi Allah yang Mahaluhur. Kedua catatan ini merupakan otografi Fransiskus sendiri. Hingga kini disimpan sebagai relikui di Sacro Convento di Asisi.
Besar perkamen ini sekitar 10 x 14 cm. Pinggiran atas dan bawah sudah… »
Ajakan Untuk Memuji Allah
Pujian ini memberikan kesaksian mengenai hubungan Fransiskus dengan semua ciptaan yang dihayatinya dalam doa. Semua ciptaan diundangnya untuk bersama dia memuji dan meluhurkan Tuhan, Sang Pencipta. Di sini Fransiskus memuji Pencipta bukan untuk atau karena ciptaan-Nya, melainkan melalui mereka dan bersama mereka.
(1) Takutlah akan Tuhan dan muliakanlah Dia,
(2) Tuhan layak menerima puji-pujian dan hormat.
(3) Hai… »




