4 Januari

29/01/2012
Oleh   |  Tampilan Cetak Tampilan Cetak
Dilihat: 628 kali

[Index Kalender Fransiskan]

4 JANUARI
BEATA ANGELA DARI FOLIGNO
BIARAWATI, ORDO III
(PFAK)

angela-dr-foligno-1

Angela dilahirkan pada tahun 1248 di daerah Umbria (Italia). Setelah meninggalkan kemewahan hidup dan bertobat, Angela lalu bergabung dengan Ordo Ketiga. Ia banyak menarik wanita-wanita untuk mengikuti teladannya. Besarlah cintakasihnya kepada Allah dan kepada orang-orang miskin, Patut diteladani pula kerendahan hati dan hidupnya yang miskin. Ia dilimpahi Allah dengan anugerah-anugerah surgawi dan menghormati misteri-misteri kehidupan Kristus dengan cinta kasih yang besar. Ia menulis karangan-karangan hidup rohani sehingga ia disebut “guru para ahli teologi”. Ia meninggal di Foligno tahun 1303.

Rumus umum Wanita Kudus Biarawati, Ibadat Harian hlm 936-953, kecuali:

BACAAN I
Lihat petunjuk Penanggalan Liturgi.

BACAAN II
Pembacaan dari karangan rohani B. Angela dari Foligno.
Misteri Penjelmaan jadi manusia adalah pangkal keselamatan.

Ya Allahku, buatah agar aku layak memahami misteri tertinggi, yang diperbuat oleh kasih-Mu yang amat bernyala-nyala dan tak terperikan, dan yang tercurah dari Tritunggal sendiri yakni misteri Inkarnasi teramat kudus, pangkal keselamatan kami. Inkarnasi itulah yang telah mengerjakan pada kami dua hal yaitu: melimpahi kami dengan kasih dan membuat kami mendapat kepastian tentang keselamatan kami.

Sungguh kasih yang tak terselami! Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih itu, yakni bahwasanya Allahku menjadi manusia, untuk mengilahikan aku. Sungguh kasih yang mengosongkan diri! Engkau mengambil diri-Mu untuk memperkaya aku, tatkala Engkau mengambil rupa kami. Tentu saja Engkau tidak mengosongkan diri-Mu menjadi susut. Tetapi kedalaman Inkarnasi itu membuat aku mencetuskan kata-kata sehebat ini: sungguh, yang tak terselami telah menjadi terselami! Sungguh, Engkau tidak diciptakan, telah menjadi ciptaan! Sungguh, yang tidak terduga, kini menjadi terduga! Engkau, yang tidak dapat diraba, kini menjadi teraba!

Tuhan, buatlah aku layak memandang kedalaman kasih yang amat tinggi itu, yang Kaunyatakan kepada kami di dalam Inkarnasi yang amat kudus itu. Tuhan yang tak terciptakan, buatlah aku layak mengenal lubuk cinta hati-Mu yang amat bernyala-nyala itu.

Buatlah aku layak memahami kasih yang tak terhingga itu, yang Kaunyatakan kepada kami, tatkala Engkau menunjukkan kepada kami Putera-Mu Yesus Kristus di dalam Inkarnasi, dan bagaimana Putera-Mu itu memaklumkan kepada kami, bahwa Engkau itu Bapa. Tuhan, buatlah aku layak mengenal dan memahami kasih-Mu terhadap kami, kasih yang dengannya Engkau telah menciptakan aku. Engkau yang tak terpahami, buatlah aku mampu mengenal dan memahami kasih-Mu yang tak ternilai dan amat bernyala-nyala itu serta kerahiman-Mu yang tak terbatas; dengannya bangsa manusia telah Kaupilih dari kekal, untuk memandang Engkau, dan karenanya pula, Engkau, yang mahatinggi, berkenan memandang kami.

Engkau yang mahaada, berilah agar aku memahami anugerah yang melampaui segala anugerah itu. Sebab semua malaikat dan semua orang kudus tidak mempunyai sesuatu lainnya, kecuali memandang Engkau yang terkasih, mencintai Engkau dan mempesonai Engkau. Sungguh, anugerah yang melampaui sekalian anugerah, sebab Engkau sendirilah kasih itu. Sungguh kebaikan yang tertinggi, bahwa Engkau telah berkenan membuat kami mengenal Engkau sebagai Kasih, dan membuat kami mencintai kasih yang sedemikian itu! Dan semua yang datang ke hadirat-Mu akan dipuaskan sekedar cinta kasih yang dimilikinya. Dan tiada sesuatu lainnya yang menghantar para pemenung untuk bermenung, kecuali kasih yang sejati.

LAGU BERGILIR

P: Kerajaan dunia dan segala hiasan duniawi telah kuremehkan karena cinta kasih kepada Tuhan Yesus Kristus. U: Dia telah kulihat dan kukasihi; kepada-Nya aku percaya. Dia kusayangi. P: Hatiku melambungkan pujian baik, kubaktikan karyaku kepada Raja. U: Dia telah kulihat dan kukasihi; kepada-Nya aku percaya. Dia kusayangi.

DOA PENUTUP
Ya Allah, Engkau telah membuat beata Angela masyhur dalam merenungkan misteri-misteri Putera-Mu. Berkat pahala dan pengantaraan-Nya, perkenankan¬lah kami juga mendapat bagian dalam misteri-misteri itu dan kelak bersorak gembira dalam memaklumkan kemuliaan-Mu. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.

KIDUNG ZAKARIA
Antifon: Barangsiapa melakukan kehendak Bapa-Ku, dia itulah saudara-Ku, saudari-Ku dan ibu-Ku, sabda Tuhan.

KIDUNG MARIA
Antifon: Semuanya kuanggap rugi oleh pengenalan akan Yesus Kristus, Tuhanku.


Proprium ini disalin seperti apa adanya dari seri Perantau yang diterbitkan SEKAFI tahun 1989 – 1994 oleh P. Alfons Suhardi OFM