2. Riwayat Perkembangan Biara-biara Claris

09/08/2011
Oleh   |  Tampilan Cetak Tampilan Cetak
Dilihat: 3.022 kali

[Index Clara]
[Unduh tulisan ini] | [Unduh brosur]

Para misionaris Claris dari biara di Megen - Belanda yang diutus ke Indonesia1. Hubungan dengan San Damiano

Selama Clara masih hidup, sudah terdapat tujuh atau delapan biara Wanita-Miskin di Italia. Kardinal Raynald dalam tahun 1228 menyebut adanya 24 biara Wanita Miskin yang tersebar di seluruh Italia. Dalam tahun-tahun itu begitu banyak biara Wanita Miskin yang didirikan di segala tempat di luar Italia. Ketika Clara wafat tercatat adanya lebih dari 100 biara yang terdiri dari 68 biara di Italia, 21 di Spanyol, 14 di Perancis dan 8 di Jerman.

Meskipun semua biara tersebut merasa sangat erat hubungannya dengan San Damiano, namun masing-masing biara itu telah berdikari (otonom). Clara maupun Biara San Damiano tidak pernah menjadi pimpinan dan pusat atas berbagai biara lain. Hubungan hanya terletak pada persamaan cita-cita dan semangat. Namun semua biara mengakui bahwa Clara adalah sumber inspirasi mereka (San Damiano menjadi semacam pusat rohani). Ini tampak dari kenyataan, bahwa ketika Clara wafat tahun 1253, dibuat surat edaran yang ditujukan kepada semua suster dari Ordo San Damiano yang tersebar di seluruh dunia.

2. Biara-biara yang menerima AD Clara

Pada waktu Clara meninggal pada 11 Agustus 1253 telah tercatat ada sekitar 120 biara wanita yang berorientasi kepada San Damiano. Ada yang merupakan biara baru dan ada juga biara yang memang sudah berdiri sebelumnya. Kedua macam biara ini bukan didirikan oleh Santa Clara. Demikian pula, tidak semua biara yang berorientasi pada San Damiano itu menerima Anggaran Dasar Santa Clara. Adapun biara-biara yang menerima Anggaran Dasar Santa Clara antara lain:

Biara di Monticelli
Biara ini semula merupakan biara Benediktines yang kemudian menyatakan diri untuk bergabung dangan biara San Damiano. Olah karena itu Agnes adik Clara dikirim ke biara itu untuk memimpin pelaksanaan perubahan itu. Agnespun menjadi abdis di biara itu.

Biara di Brigge – Belgia
Biara ini didirikan oleh Ermentrudis. Beliau mengenal Clara serta para saudarinya di San Damiano lewat para Saudara Dina yang datang di Belgia sekitar tahun 1233. Kemudian beliau mulai mengadakan hubungan surat menyurat dengan Clara. Ia pun lalu pergi ke Roma untuk mohon kepada Paus agar diperkenankan menerima dan menjalankan Anggaran Dasar Clara. Paus mengabulkan permohonannya. Sayang sekali ketika Ermentrudis sampai di Roma dan ingin berjumpa dengan Clara, ia mendapat berita, bahwa Clara telah meninggal dunia. Selain di Brigge, Ermentrudis juga mendirikan biara di Gent dan di Leper.

Biara di Praha
Biara ini didirikan oleh Agnes, puteri raja Ottokar I di Bohema. Agnes mendengar tentang Clara dari keluarganya yang berkunjung ke Italia dan dari para Saudara Dina yang sudah datang di Praha tahun 1224-1225. Biara ini didirikan beserta rumah sakit – Santo Fransiskus – pada tahun 1230. Untuk memulai biara tersebut, beliau memohon 5 suster dari Trente-Italia yang bersama dengan 7 bangsawati mulai masuk pada tanggal 11 November 1232. Agnes sendiri baru masuk pada hari Pentekosta tanggal 11 luni 1234. Semula beliau tidak mengetahui tentang cita-cita kemiskinan radikal Clara. Maka biara yang beliau buka adalah biara indah bagaikan istana, serta memberinya tunjangan hidup. Beliau mohon peneguhan kepada Paus Gregorius IX Yang dengan senang hati melaksanakannya. Peneguhan Paus pada tanggal 18 Mei 1235 antara lain menyatakan bahwa rumah sakit di samping biara tersebut tidak pernah boleh terpisah dari biara dan pendapatan dari rumah sakit itu diperuntukkan demi penghidupan para susternya.

Ketika tahun 1237 Agnes mendengar cita-cita hidup kemiskinan Clara, beliau mau hidup dengan cara yang sama. Sebagai ganti jaminan penghidupan dari hasil rumah sakit beliau mau dicarikan sedekah oleh para saudara dina. Sejak saat itu pula beliau menolak jaminan dari kakaknya yaitu raja Wenzel I. Pada 15 April 1238 beliau menerima “Privilegium Paupertatis – Privilege Kemiskinan” dari Paus Gregorius IX. Demi kemiskinan radikal yang ingin dijalankan, secara resmi rumah sakit dilepaskan dari biara dalam bulla ‘Pia Credulitate Tenentes’. Tahun 1237- 1238 Agnes mengajukan Anggaran Dasarnya sendiri kepada Paus Gregorius IX. Permohonan tersebut ditolak pada 11 Mei 1238, dalam bulla ‘Angelis Gaudium’; dan Agnes diwajibkan untuk menerima Anggaran Dasar Clara yang telah disusun oleh beliau sendiri disamping ‘Privilege Kemiskinan’ yang sudah diterimanya. Kemudian semua biara Claris diwajibkan untuk menerima Anggaran Dasar Clara.

Adanya biara baru yang didirikan oleh Agnes di Praha, menjadi awal dari munculnya biara-biara lain. Bohema merupakan pintu gerbang penghubung Negeri Eropa Timur. Masuknya Agnes ke dalam biara yang didirikannya dengan upacara penerimaan jubah kebiaraan yang berlangsung lama, menjadi saat peristiwa yang penting. Banyak orang dari Bohema, Hungaria, Belgia, para sahabat dan kenalan beliau datang hadir untuk menyaksikan. Keputusan Agnes ini membangkitkan semangat bagi banyak puteri bangsawan lainnya, antara lain:

1. Puteri Cunigundis yang membuka biaranya di Moravia tahun 1242,
2. Puteri Salomea dari Krakau yang mengundang suster Claris ke Polandia,
3. Bangsawati nyonya Ingerd dari Roskilde – Denmark yang berperan sangat besar dalam gerakan Fransiskan. Setelah kematian suaminya yang pertama, ia mendirikan empat biara Fransiskan. Bersama suaminya yang kedua, mereka tinggal di Jerman di mana beliau mulai berkenalan dengan Agnes dari Praha. Tidak lama sesudah kematian suaminya yang kedua ini beliau kembali ke Denmark dan merencanakan untuk membuka biara Wanita Miskin. Dengan perantaraan Agnes — yang kemungkinan didukung oleh Clara — nyonya Ingerd mohon ijin kepada Paus untuk rencananya tersebut. Paus menyetujui, maka dibukalah biara Wanita Miskin di Denmark tahun 1257.

Biara-biara yang muncul itu tidak semua menerima Anggaran Dasar Clara, seperti biara Agnes di Praha. Biara-biara itu ada yang menerima Anggaran Dasar Hugolinus, ada yang menerima Anggaran Dasar lnnocentius IV.

Pages: 1 2 3

Satu komentar pada 2. Riwayat Perkembangan Biara-biara Claris

  1. elizabeth Aserenan Yempormase
    05/09/2012 at 11:50

    Tuhan Yesus memberkati hidub semua biara biara wati

Kirim komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *