2 Agustus

15/06/2012
Oleh   |  Tampilan Cetak Tampilan Cetak
Dilihat: 1.050 kali

[Index Kalender Fransiskan]

2 AGUSTUS
SANTA PERAWAN MARIA
(RATU) PARA MALAIKAT, PORTIUNCULA
(PESTA)

02-maria-para-malaikat-2

Fransiskus sangat rajin mengunjungi gereja mungil “Santa Perawan Maria para Malaikat” yang disebut Portiuncula. Di gereja mungil inilah, ia mengawali ordonya. Ia pun menerimakan jubah kebiaraan di gereja mungil ini kepada Santa Klara. Itulah awal Ordo II yang kemudian disebut Ordo Santa Klara atau Klaris Miskin. Konon di sini pula diterima anggota pertama Ordo Fransiskan Awam, Ordo Pertobatan. Di sini pula diterimanya indulgensi penuh atau indulgensi Portiuncula yang dikuatkan dan disahkan oleh Paus. Di sini Santo Fransiskus tinggal, dan akhirnya wafat tgl 3 Oktober 1226.

Pembukaan Ibadat Harian
Antifon: Marilah kita menyembah Kristus, Pengantin Gereja, Seraya merayakan pesta Santa Perawan Maria.

IBADAT BACAAN

MADAH

Gereja mungil terpencil
Diberinya nama indah
Maria para Malaikat
Panti doa dan semadi.

Di sana tempat tinggalnya
Menimba rahmat Ilahi
Terbang penuh sukacita
Menuju bah’gia surgawi.

Dengan restu Bunda P’rawan
Fransiskus bapa tarekat
Memberi pakaian tobat
Para Saudara dan Klara.

Fransiskus mengemban tugas
Mewartakan kabar baik
S’lalu kembali ke sana
Sehabis berjuang jaya.

Berkat doamu Maria
Terlepas belenggu dosa
Kami lambungkan pujian
Hantarkan kami ke surga.

Terpujilah Yesus Kristus
Yang lahir dari perawan
Bersama Bapa, Roh Kudus
Sepanjang segala masa.
Amin.

PENDARASAN MAZMUR
Ant. 1. Maria menerima berkat dari Tuhan, dan kerahiman dari Allah yang menyelamatkan dia.
Mazmur dan Kidung dari Rumus S. P. Maria, Ibadat Harian hlm 849.

Ant. 2. Aliran-aliran sungai menyegarkan kota Allah kediaman Yang Mahatinggi.
Ant. 3. Hal-hal yang mulia dikatakan tentang engkau Perawan Maria, engkau ditegakkan Tuhan di gunung yang kudus.

BACAAN I
Pembacaan dari Kitab Sirakh (Sir 24:17 (18 Vulg) 19-22.30-34)
Barangsiapa mendengarkan daku, tidak akan dikecewakan.

Bagaikan pokok anggur kutumbuhkan tunas-tunas jelita, dan bungaku menjadi buah yang banyak dan masak sedap. Aku adalah ibu cintakasih yang indah, takwa dan pengetahuan. Dalam aku ada segala kelembutan, jalan dan kebenaran; dalam aku ada harapan kehidupan dan kebajikan. Hai kamu sekalian yang menginginkan daku, datanglah ke mari, kenyangkanlah dirimu dengan hasilku. Sebab kenanganku lebih manis dari pada madu, dan pusakaku lebih manis dari cairan sarang lebah. Kenanganku hingga turun temurun sampai selama-lamanya. Yang mengenyam aku masih lapar terus, dan yang meminum aku masih dahaga. Barangsiapa mendengarkan daku tidak akan dikecewakan, dan yang bekerja dengan daku tidak akan berdosa.” Yang menyiarkan daku akan memiuliki hidup abadi. Aku hanya mengalir seperti selokan dari sungai, dan bagaikan saluran air menuju taman raya. Pikirku: “Aku hendak menyirami kebunku, dan hendak mengairi segala petakku.” Tetapi tiba-tiba selokanku menjadi sungai, dan sungai itu menjadi laut. Maka aku hendak memancarkan ajaranku bagaikan fajar, dan menyinarkannya sampai kejauhan. Bagaikan nubuat hendak kusiarkan pengajaranku, dan kutinggalkan kepada semua angkatan yang datang. Sungguh, aku tidak berjerih payah untuk diriku melulu, tetapi untuk semua orang yang mencari kebijaksanaan.

LAGU BERGILIR
P: Aku menetap di Sion, di kota kesayangan-Nya aku diberi-Nya tempat istirahat. * Dan pada umat terhormat aku berakar. U: Aku menetap. P: Di dalam bagian Tuhan, milik pusaka-Nya. U: Dan pada.

BACAAN II
Pembacaan dari karya thomas dari Celano: “Riwayat hidup St. Fransiskus” yang ke II.
Hendaklah memberi hormat yang layak kepada kediaman Allah.

Hamba Allah Fransiskus adalah orang berperawakan kecil, rendah hati dan mau bersikap hina-dina; selagi ia hidup di dunia ia telah memlih ‘bagian kecil’ dari dunia ini untuk dirinya sendiri serta saudara-saudaranya. Ia harus mempunyai sesuatu, sebab kalau tidak maka ia tidak dapat mengabdi kepada Kristus. Bukan tanpa pengetahuan sebelumnya dari rencana keputusan Ilahi, tempat yang harus diperoleh orang-orang, yang samasekali tidak mau memiliki sesuatupun dari dunia ini, sejak dahulu kala dinamakan ‘Portiuncula’. Di sana telah dibangun gereja untuk Santa Perawan-Bunda, yang karena kerendahan hatinya yang khas patut menjadi kepala segala orang kudus sesudah Puteranya. Disana ordo saudara dina mendapat awalnya. Ketika jumlahnya berlipat-ganda di sanapun sebagai pondamen yang kokoh kuat berdirilah bangunan megah persekutuan mereka.

Tempat ini dicintai Sang Santo di atas semua lainnya; dan saudara-saudaranya disuruhnya menjunjung tinggi ini dengan penghormatan khusus. Dan iapun menghendaki, supaya tempat ini selalu dipelihara baik-baik sebagai cerrnin ordo dalam hal kerendahan hati dan kemiskinan tertinggi. Adapun hak milik atasnya diserahkan kepada pihak lain, sedang penggunaannya semata-mata dipegangnya untuk dirinya sendiri serta saudara-saudaranya. Di tempat ini dipelihara tata-tertib sekeras-kerasnya dalam segala-galanya, baik mengenai keheningan dan pekerjaan maupun mengenai peraturan-peraturan dari anggaran dasar.

Mereka yang hidup di tempat itu dengan tak kunjung putus asyik dengan memuji Allah, siang dan malam. Bau semerbak yang ajaib meluaskan hidup kemalaikatan mereka.

Tentu saja Fransiskus memaklumi, bahwa di setiap tempat di dunia ini kerajaan surga telah berdiri, dan ia pun yakin, bahwa di mana-mana orang-orang pilihan Allah dianugerahi rahmat Allah. Namun, dari pengalamannya sendiri ia mengetahui, bahwa tempat gereja Santa Maria di Portiuncula dilikpahi rahmat lebih banyak, dan sering mendapat kunjungan roh-roh surgawi. Maka itu ia sering berkata kepada saudara-saudaranya: “Awas! Hai, anak-anakku, jangan sampai tempat ini pernah kamu tinggalkan. Jika kamu diusir dari pintu yang satu, masuklah kembali lewat pintu yang lain; sebab tempat ini sungguh kudus dan merupakan kediaman Allah. Di sinilah Yang Mahatinggi telah menambah jumlah kita, ketika kita masih sedikit orang; di sini pun Ia telah menerangi hati orang-orang yang miskin dengan terang kebijaksanaan-Nya; di sinilah Ia mengobarkan kehendak kita dengan api kasih-Nya. Di sinilah, siapa saja berdoa dengan khidmat, akan memperoleh apa yang diinginkannya; dan barang siapa yang bersalah akan dihukum lebih berat. Karena itu, hai anak-anakku, hormatilah sedapat-dapatnya tempat kediaman Allah ini dan pujilah Allah dengan segenap hatimu ‘dengan suara sorak sorai dan dengan nyanyian syukur’ (bdk Mzm 42:5).”

LAGU BERGILIR
P: Engkau adalah pintu gerbang surga dan bintang kejora, Santa Perawan Maria, Bunda Raja yang kekal, buatlah kami berkenan kepada Puteramu. * Sebab dari padamu bersinarlah segala kekuatan, keelokan dan kemuliaan. U: Engkau. P: Engkau adalah sumber belas kasihan, engkau Bunda rahmat, harapan dunia, kabulkanlah doa kami, yang berseru kepadamu. U: Sebab dari padamu.

DOA PENUTUP
Kami mohon perkenankanlah ya Tuhan, supaya kami yang menghormati peringatan mulia Perawan Maria, Ratu para Malaikat, karena pengantaraannya, dapat menerima pula dari kepenuhan rahmat-Mu itu. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.

IBADAT PAGI

MADAH

Puteramu ya Maria,
Takkan menolak doamu
Lindungilah jiwa kami
Yang berdoa di grejamu.

Bila kami sampai jatuh
Tolong kami menyesali
Terhapus segala noda
Bebas dari hukumannya.

Hati kami ingat selalu
Khidmat berdoa sertamu
Kami aibkan yang fana
Menuju bahagya kekal.

Jauhkanlah dari kami
Hati condong pada dosa
Kami mengejikan dosa
Biar lepas dari siksa.

Maria, berkat doamu
Lepaskanlah belenggu dosa
Kami lambungkan pujian
Hantarkan kami ke surga.

Terpujilah Yesus Kristus
Lahir dari Prawan Mulya
Serta Bapa dan Roh Kudus
Sepanjang segala masa.

Amin.

PENDARASAN MAZMUR
Ant. 1. Terberkatilah dia melebihi perempuan-perempuan lain, terberkatilah dia di dalam kediamannya.
Mazmur dan kidung dari Hari Minggu I, Ibadat Harian hlm. 390.
Ant. 2. Semoga hatimu bersukacita karena belas kasihan Tuhan, dan janganlah kamu malu memuji Dia.
Ant. 3. Aku mengasihi orang yang mengasihi Aku; dan orang yang tekun mencari Aku, akan mendapatkan Daku.

BACAAN SINGKAT
(Sir 24:18-20)
Dalam aku ada kelembutan, jalan dan kebenaran; dalam aku ada harapan kehidupan dan kebajikan. Hai kamu sekalian, datanglah ke mari. Kenyangkanlah dirimu dengan hasilku. Sebab kenanganku lebih manis dari pada madu, dan milik pusakaku lebih manis dari pada sarang lebah. Kenanganku sampai turun-temurun selama-lamanya.

LAGU SINGKAT
P: Bagaikan pokok anggur, * kutumbuhkan tunas-tunas jelita. U: Bagaikan. P: Bungaku menjadi buah yang banyak dan masak sedap. U: Kutumbuhkan. P: Kemuliaan. U: Bagaikan.

KIDUNG ZAKARIA
Antifon: Terpujilah Tuhan, sebab hari ini Ia membuat namamu demikian besar, sehingga pujianmu tidak lenyap dari hati orang-orang yang selama-lamanya mengenang kekuatan Allah.

DOA PERMOHONAN
Marilah kita berdoa kepada Penyelamat kita, yang telah berkenan dilahirkan oleh Perawan Maria, seraya berkata: *
U: Semoga Bunda-Mu menjadi pembicara baik bagi kami, ya Tuhan.
Penyelamat dunia, karena kuasa penebusan-Mu Engkau telah melindungi sebelumnya Bunda-Mu dari noda dosa, * lindungilah kami agar bersih dari dosa.
Penebus kami, Engkau telah membuat rahim Perawan Maria menjadi kediaman-Mu yang amat suci dan tempat suci Roh Kudus, * buatlah kami menjadi Bait Roh Kudus selamanya.
Sabda kekal, Engkau telah mengajar Bunda untuk memilih bagian yang terbaik bagi dirinya, * berilah supaya kami meneladannya serta mencari santapan yang tetap bertahan sampai hidup kekal.
Raja Mahatinggi, Engkau telah menghendaki Maria diangkat ke surga dengan jiwa raganya, * buatlah kami selalu memikirkan apa yang di atas.
Tuhan langit dan bumi, Engkau telah membuat Maria sebagai Ratu berdiri di sebelah kanan-Mu, * buatlah supaya kami pun menjadi peserta dalam kemuliaan-Mu.
Bapa kami.

DOA PENUTUP
Lihat di atas.

IBADAT SIANG

Antifon dan Mazmur dari hari yang bersangkutan.

BACAAN SINGKAT
Sebelum tengah hari (Yes 55:1)

Hai semua orang yang haus, marilah dan minumlah air; dan hai orang yang tidak mempunyai uang, marilah terimalah gandum tanpa uang pembeli dan makanlah, juga anggur dan susu tanpa bayaran.
P: Ditinggikanlah Santa Bunda Tuhan yang kudus.
U: Di atas kalangan para malaikat kerajaan surga.

Tengah hari (Yes 55:23)
Dengarlah aku, maka kamu akan makan yang baik, dan kamu akan menikmati sajian yang paling lezat. Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepadaku, dengarkanlah, maka kamu akan hidup.
P: Salam hai Ratu surga.
U: Salam, hai tuan puteri para malaikat.

Sesudah tengah hari (Ams 8:34-35)
Berbahagialah orang yang mendengarkan daku yang setiap hari menunggu pada pintuku, yang menjaga tiang pintu gerbangku. Karena siapa yang mendapatkan daku, mendapatkan hidup dan Tuhan berkenan akan dia.
P: Ratu para malaikat, doakanlah kami.
U: Agar kami dapat mengambil bagian dalam persekutuan para kudus.

IBADAT SORE

MADAH

Sudi, kabulkan ya Bunda
Doa sekalian insan
Bantulah kami selalu
Padamu kami berseru.

Gambaran palsu menjerat
Tolonglah, kami sekarat
Hati jangan melupakan
Jalan sempit keslamatan.

Mara bahaya mengancam
Selamatkan kami ini
Beri kami hati tentram
Cahaya keabadian.

Bila kami terbelenggu
Terlilit dosa sendiri
Lepaskanlah hati hambamu
Dari rantai keji ini.

Lindungi kami saat ajal
Putra-putrimu merana
Bantulah kami anakmu
Mendapat ganjaran surga.

Terpujilah Yesus Kristus
Lahir dari Prawan mulya
Serta Bapa dan Roh Kudus
Sepanjang segals masa

Amin.

PENDARASAN MAZMUR
Ant.1. Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah maka kamu akan hidup.
Mazmur dari rumus umum S. P. Maria, Ibadat Harian hlm 857.
Ant. 2. Allah membuat kami disayangi, untuk membangun rumah Allah kami, sehingga kami mendapat kelegaan.
Ant. 3. Israel akan dituntun dengan sukacita oleh Allah, dalam cahaya menghantar anak-anakmu kepadamu dengan riang gembira kemuliaan-Nya, dan dengan belaskasih serta kebenaran-Nya.

BACAAN SINGKAT (Yudit 13:20)
Terpujilah engkau oleh Allah di dalam kemah Yakob, karena di tengah setiap bangsa yang mendengar namamu, Allah Israel diagungkan oleh karenamu.

LAGU SINGKAT
P: Terpujilah engkau, hai puteri, * oleh Allah. U: Terpujilah. P: Sebab oleh karenamu, kami mendapat bagian dalam buah kehidupan. U: Oleh Allah. P: Kemuliaan. U: Terpujilah.

KIDUNG MARIA
Antifon: Santa Perawan Maria, engkau sumber kasihan, Bunda rahmat, dengarkanlah kami anak-anakmu yang hari ini memanjatkan doa di hadapanmu.

DOA PERMOHONAN
Marilah kita dengan pujian agung meluhurkan Allah Bapa yang mahakuasa, yang menghendaki agar Maria, Bunda Putera-Nya dirayakan oleh segala angkatan, dan mohon dengan rendah hati: *
U. Semoga yang penuh rahmat menjadi pembicara baik bagi kami.
Ya Allah, pembuat mukjizat, Engkau telah membuat Perawan Maria yang tak bernoda mendapat bagian dalam kemuliaan surgawi Kristus dengan jiwa raganya, * arahkanlah hati putera-puteri-Mu kepada kemuliaan surgawi.
Engkau telah memberi kami Maria sebagai Ibu, berikanlah karena pengantaraannya, kesembuhan kepada orang-orang sakit, hiburan kepada orang-orang yang berdukacita, * dan pengampunan kepada orang-orang berdosa.
Engkau telah membuat Maria penuh rahmat, * berikanlah kelimpahan rahmat kepada semua orang.
Semoga Gereja-Mu menjadi sehati dan sejiwa di dalam cinta kasih, * dan semoga kaum beriman serempak berkanjang dalam doa bersama Maria, Bunda Yesus.
Engkau telah memahkotai Maria menjadi Ratu, * buatlah supaya orang-orang yang telah meninggal bersukacita selama-lamanya di dalam kerajaan-Mu bersama para kudus.
Bapa kami.

DOA PENUTUP
Lihat di atas.