19 Februari

30/01/2012
Oleh   |  Tampilan Cetak Tampilan Cetak
Dilihat: 567 kali

[Index Kalender Fransiskan]

19 FEBRUARI
SANTO KONRADUS DARI PIACENZA
PETAPA, ORDO III
(PFAK)

konradus-dari-piacenza-2

Konradus dilahirkan di Piacenza (Italia Utara) dalam tahun 1290. Setelah kecelakaan dalam berburu, ia menjual harta bendanya dan membagi-bagikannya kepada orang-orang miskin. Bersama isterinya ia lalu menyepi. Ia bergabung dengan Ordo III dan menjadi petapa. Ia pergi ke Sisilia dan meninggal di sana pada tahun 1351.

Rumus umum Pria Kudus, Ibadat Harian hlm 936, kecuali:

BACAAN I
Lihat petunjuk Penanggalan Liturgi.

BACAAN II
Pembacaan dari Surat St. Hieronimus kepada Rahib Heliodorus.
Pujian kepada kesunyian.

Apa gerangan yang kau cari di dunia, wahai saudara? Bukankah engkau lebih besar daripada dunia? Takutkah kau pada kemiskinan? Bukankah Kristus memuji orang miskin sebagai yang berbahagia? Sungguh, tiada suatu atlit pun yang mencapai prestasi tanpa berpeluh! Engkau memikirkan makanan? Tetapi iman yang benar tak akan takut akan kelaparan! Adakah engkau cemas menghangatkan anggota-anggota tubuhmu yang kurus kering karena puasa di atas tanah telanjang? Namun Tuhan akan berbaring besertamu. Adakah rambut yang panjang dan tak terpelihara di atas kepalamu menjijikkanmu? Sadarlah, kepalamu itu kan Kristus. Adakah luasnya gurun yang tak terbatas itu mengerikan bagimu? Ingat, jelajahi saja firdaus di dalam hatimu! Setiap kali engkau naik ke sana, engkau ada di gurun. Oh Gurun Kristus yang menghijau dan penuh kembang! Oh, kesunyian, tempat batu-batu bermunculan, yang seturut kitab Wahyu dibangun menjadi puri Raja Agung. Oh belantara yang bersuka cita karena keakrabannya dengan Allah! Sungguh benarlah perkataan Sang Rasul: “Derita masa kini tiada bandingnya dengan kemuliaan kelak, yang akan dinyatakan di dalam diri kita.”

Oleh karena itu, mengapa engkau yang adalah orang kristiani ini menjadi berkecil hati? Putera manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya. Dan engkau mau melangkah di tengah serambi bertiang yang luas dan di ruangan-ruangan yang megah di rumahmu! Jika engkau mengharapkan warisan di dunia, maka engkau tidak akan menjadi ahli waris bersama Kristus. Gurun menyukai perlengkapan yang bersahaja. Tubuh yang biasa memakai tunik, tidak tahan menggunakan bahan baju zirah. Kepala yang ditudungi dengan kain saja menolak memakai ketopong. Tangan yang lembut karena tidak bekerja, dicemoohkan oleh gagang pedang atau bajak yang kasar. Sesungguhnya, kita ini adalah debu dan abu: dan sambil setiap saat cemas akan keselamatan kita, kita harus ingat bahwa kita segera akan dilebur menjadi abu. Betapa cepatnya kita akan meninggalkan kesesakan dunia ini. Dan jika mungkin terjadi karena pantang, – hal ini jarang terjadi – kita merasa sakit perut dan meriang, maka kita akan menganggap hal itu sakit berat dan kita akan segera memasuki pintu alam baka.

LAGU BERGILIR
P: Padang belantara akan bersorak sorai. U: Dan akan berbunga laksana bunga bakung. P: Sukacita dan kegembiraan terdapat padanya, syukur dan lagu pujian. U: Dan akan berbunga laksana bunga bakung.

DOA PENUTUP
Ya Allah, Engkau telah memanggil Santo Konradus, yang tergerak oleh keasyikan akan kesalehan, untuk mengabdi kepada-Mu dengan bakti di dalam kesunyian; perkenankanlah supaya kami, karena pengantaraannya, hidup saleh dan suci di dunia, dan oleh karenanya dapat sampai kepada-Mu dengan bahagia. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.

KIDUNG ZAKARIA
Antifon: Barangsiapa melakukan yang benar, ia akan datang kepada terang, supaya menjadi nyata bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah.

KIDUNG MARIA
Antifon: Kamu yang telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti Aku, akan menerima seratus kali lipat dan akan memiliki kehidupan kekal.


Proprium ini disalin seperti apa adanya dari seri Perantau yang diterbitkan SEKAFI tahun 1989 – 1994 oleh P. Alfons Suhardi OFM