18 September

09/02/2012
Oleh   |  Tampilan Cetak Tampilan Cetak
Dilihat: 1.374 kali

[Index Kalender Fransiskan]

18 SEPTEMBER
PESTA SANTO YOSEF DARI KOPERTINO
IMAM, ORDO I

yosef-dari-copertino

Yosef dilahirkan di Kopertino, Apulia, Italia, tahun 1603. Kemudian ia masuk Konventual. Selaku imam ia giat mengusahakan keselamatan jiwa-jiwa. Karena kharisma ekstase dan vision, ia kurang dipahami pemimpinnya. Kurangnya pengertian pemimpin ini ditanggapinya dengan menunjukkan kerendahan hati, ketaatan dan kesabaran. Devosinya kepada Ekaristi dan kepada S.P. Maria amat kuat. Ia meninggal tahun 1663, di Pecene.

[Ibadat Bacaan] [Ibadat Pagi] [Ibadat Siang] [Ibadat Sore]

Rumus Umum Pria Kudus dan Biarawan, Ibadat Harian hlm. 936 dan 953, kecuali:

Pembukaan Ibadat Harian:
Antifon: Marilah kita menyembah Kristus, Raja kemuliaan, yang memaklumkan diri-Nya kepada orang-orang yang bersahaja.

IBADAT BACAAN

MADAH

Kini Yosef kita puji
Ditempuhnya jalan Tuhan
Putra Fransiskus sejati
Dimahkotai di surga.

Ibu bapa teguh iman
Menghantarnya pada Tuhan
Anak sahaja menuju
Jalan hidup kemudian.

Demam mengancam hidupnya
Waktu ia masih muda
Berkat lindungan Maria
Kesembuhan didapatnya.

Bunda menunjukkan jalan
Baginya pada Putera
Menjadi saudara dina
Ditemuinya bahagya.

Di saat misa di altar
Khusuk di dalam semadi
Ia disergap Tuhannya
Terangkat ke ketinggian.

Allah Bapa dan Putera
Dan Roh Kudus puji syukur
B’ri kami berkat doanya
Memandang-Mu selamanya.

Amin.

PENDARASAN MAZMUR
Ant. 1. Tuhan telah memilih dia dan memberi dia hati yang utuh, agar ia mengindahkan perintah-perintah-Nya.
Mazmur dan Kidung dari Rumus Gembala Umat, Ibadat Harian hlm 904.
Ant. 2. Ia merendahkan dirinya dalam puasa dan doa di hadapan Tuhan, yang tidak meninggalkannya pada waktu kesesakan.
Ant. 3. Roh mengangkat aku antara langit dan bumi, dan aku mendengar kata-kata yang tidak diucapkan manusia.

BACAAN I
Pembacaan dari surat rasul Paulus kepada umat di Kolose (3:1-17)
Hidupmu tersembunyi bersama Kristus, dalam Allah.

LAGU BERGILIR
P: Hendaknya hidupmu layak di hadapan Tuhan serta berkenan kepada-Nya * dan semoga kamu menghasilkan buah dalam segala pekerjaan yang baik, dan bertumbuh dalam pengetahuan tentang Allah. U: Hendaknya. P: Ia memberi kamu banyak kekuatan di dalam kuasa kemuliaan-Nya, agar kamu dalam segala-galanya memiliki kesabaran dan ketabahan serta sukacita. U: Dan semoga kamu.

BACAAN II
Pembacaan dari perkataan dan gagasan Santo Yosef dari Kopertino.
Tanpa Kasih kepada Allah, tak seorang pun dapat mencapai kesempurnaan.

Ada tiga sifat khas yang harus dimiliki seorang religius, yakni: mengasihi Allah dengan segenap hati, memuji Allah dengan tak kunjung putus, dan menerangi sesama manusia dengan teladan perbuatan-perbuatan baik. Tiada satu pun orang rohani atau religius, yang mengusahakan hidup rohani atau religius, dapat sampai kepada kesempurnaan tanpa kasih kepada Allah. Siapa yang memiliki kasih, adalah kaya meskipun ia tidak tahu, tetapi yang tidak memilikinya, adalah celaka sekali. Sebagaimana matahari menyinari daun dan ranting tanaman, dan menghiasinya dengan warna-warni serta memeliharanya utuh dalam koderat khususnya, demikian pula rahmat menerangi manusia; ia menghiasinya dengan keutamaan-keutamaan, menyalakannya dengan api kasih surgawi, membuatnya ajaib di mata Allah dan menggenapkan koderatnya tanpa merusakkannya. Sudah barang tentu apa yang terutama dituntut Allah dari kita adalah kehendak, yang telah diterima manusia dari Allah dalam penciptaannya, sebagai anugerah cuma-cuma dan yang dipunyainya sebagai hak miliknya sendiri. Apabila manusia melatih diri dalam keutamaan-keutamaan, maka hal itu dilakukannya dengan bantuan rahmat Allah, asal segala kebaikan itu. Nah, karena kehendak itu satu-satunya milik yang dipunyai manusia, maka Allah amat menyukai, jika manusia melepaskan kehendaknya sendiri dan menyerahkannya sepenuhnya ke dalam tangan Tuhan.
Seperti pohon subur yang dipelihara dengan rajin dan cermat menghasilkan buah yang berlimpah, demikian pula manusia yang melangkah maju di jalan Tuhan, mesti tumbuh terus dan berkembang dalam keutamaan-keutamaan, yang memikat dengan merawan hati orang-orang lain juga. Menanggung dengan sabar hal ihwal serta kepahitan hidup, hendaklah dianggap sebagai rahmat khusus yang dilimpahkan Allah kepada orang-orang yang mengasihi-Nya. Adapun Tuhan kita Yesus Kristus telah menderita sengsara yang banyak dan pahit untuk kita. Demikianlah Allah menghendaki kita ambil bagian dalam sengsara-Nya. Sudah barang tentu jika engkau itu emas, kesesakan akan memurnikan engkau dari sana; dan jika engkau itu besi, kesesakan akan membersihkan engkau dari karat. Pandanglah burung-burung di udara, bagaimana mereka hinggap di bumi untuk mengumpulkan makanan, dan bagaimana mereka terbang secepat kilat melayang lagi di langit. Demikian pula hendaknya kita tinggal di bumi selama hal itu diperlukan, tetapi lahir batin segera naik ke surga untuk memuji dan memuliakan Allah.

Engkau pun dapat memandang, bagaimana burung-burung menghindari tanah rawa-rawa dan menukik ke bawah seraya menjaga diri jangan sampai kena lumpur. Demikian pula manusia, jangan sampai tenggelam dalam apa yang mengotori jiwanya, melainkan hendaklah dalam batin naik ke atas dan dengan perbuatan-perbuatan baik memuliakan Allah yang mahatinggi.

LAGU BERGILIR
P: Aku senang dan ikhlas dalam kelemahan, dalam siksaan, dalam penganiayaan dan kesesakan, * supaya kuasa Kristus turut menaungi aku. U: Aku senang. P: Dan supaya aku jangan meninggikan diri karena pernyataan-pernyataan yang luar biasa itu, maka aku terlebih suka bermegah atas kelemahanku. U: Supaya kuasa.

DOA PENUTUP
Ya Allah, karena rencana kebijaksanaan-Mu yang menakjubkan, Engkau telah menetapkan akan menarik semua orang datang kepada Putera-Mu yang tunggal, yang ditinggikan dari bumi; laksanakanlah dengan rela, supaya karena pahala dan teladan Santo Yosef, kami dilepaskan dari keinginan-keinginan duniawi, dan oleh karenanya dapat menyerupai Putera-Mu dengan sempurna. Engkau yang hidup dan bertakhta kini dan sepanjang segala abad. Amin.

Pages: 1 2 3 4