16 Mei

06/03/2012
Oleh   |  Tampilan Cetak Tampilan Cetak
Dilihat: 667 kali

[Index Kalender Fransiskan]

16 MEI
SANTA MARGARETA DARI KORTONA
ORDO III
(PW)

04-margareta-dr-cortona-1

Margareta dilahirkan di Toskana, Italia, pada tahun 1247. Selama sembilan tahun ia hidup dengan seorang pria di luar perkawinan. Setelah menemukan bahwa kekasihnya itu mati terbunuh, ia lalu bertobat. Kemudian ia pindah ke Kortona; di sana ia menjadi anggota Ordo Ketiga dan memulai hidup baru di bawah bimbingan para Saudara Dina. Cintakasihnya terutama tertuju kepada orang sakit. Bersama teman-temannya ia merawat mereka dalam rumah sakit yang ia dirikan sendiri. Ia giat dalam berdoa dan ulah tapa; dengan tekun dipeliharanya kerendahan hati dan kemiskinan. Ekaristi dan sengsara Kristus menjadi devosinya. Ia meniggal 22 Februari 1297, di Kortona.

Rumus umum Wanita Kudus, Ibadat Harian hlm 946, kecuali:

Antifon Pembukaan:
Marilah kita memuji Allah pada pesta Santa Margareta (WP Alleluya).

IBADAT BACAAN

MADAH

Bapa cahaya surgawi
Kau memandang Margareta
Api kasih Kau nyalakan
Hati tegas Kaululuhkan.

Disentuh kuasa surga
Terluka pedihnya dosa’
Dibasuh oleh tangisnya
Luka dosa hidup lama.

Baju kalung dan asmara
Ditanggalkan semuanya
Kini karung dipakainya
Tali kasar pengikatnya.

O Kristus kasih sejati
Hapuskanlah dosa kami
Beri kami karunia-Mu
Sukacita di surga-Mu.

Puji syukur Allah Esa
Atas rahmat dan kurnia
Beri ampun atas dosa
Serta pahala di surga.
Amin.

BACAAN I
Lihat petunjuk Penanggalan Liturgi.

BACAAN II
Pembacaan dari surat Santo Basilius Agung.
Patutlah bergembira: Putriku telah mati dan hidup kembali.

Adakah orang jatuh, tidak bangkit lagi? Adakah orang yang menjauh, tidak akan berpaling kembali? Di dalam Kitab Suci kau temukan banyak penawar dosa, banyak obat mujarab yang membawa orang dari keruntuhan kepada keselamatan, yaitu: misteri tentang kematian dan kebangkitan, penyaksian tentang pengadilan yang mengerikan dan hukuman yang kekal, ajaran tentang tobat dan pengampunan dosa; juga tak terhitung jumlahnya contoh perihal pertobatan: dirham yang hilang, domba kecil, anak bungsu yang menghabiskan harta bendanya dengan wanita jalang, yang hilang dan ditemukan lagi, yang mati dan hidup kembali. Penawar dosa ini hendaknya kita gunakan; oleh semuanya itu, hendaknya kita menyembuhkan jiwa kita.
Jika mungkin, hendaklah kita bangun dari keruntuhan; jangan kita putus asa atas diri kita, sebab kita akan dilepaskan dari dosa-dosa: Yesus Kristus kan datang ke dunia untuk menyelamatkan para pendosa. “Mari bersujud dan menyembah di hadapan-Nya” (bdk Luk 95:6). Sang Sabda menyerukan tobat dan berseru dengan suara lantang: “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Mat 11:28). Memang ada jalan keselamatan, asal kita mau.
Maut yang bersimaharajalela telah menelan mangsanya; tetapi ketahuilah baik-baik: Allah telah mengusap lagi segala air mata dari muka semua orang yang bertobat. Ia tidak berdusta bila Ia berkata: “Sekalipun dosamu merah seperti Kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba” (Yes 1:18).
Tabib jiwa yang agung itu bersedia menyembuhkan penyakitmu. Ia rela menjadi pembebas, bukan hanya bagi dirimu sendiri tetapi juga bagi semua orang yang menjadi budak dosa. Ia mengucapkan kata-kata yang sedap dan menyelamatkan: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa” (Mat 9:12-13). Jadi dalih apa lagi yang masih ada padamu atau pada siapa pun juga; bukankah Ia sendiri yang telah menyerukan hal itu? Tuhan ingin membersihkan engkau dari luka sakit, dan menunjukkan kepadamu terang, sesudah kegelapan. Gembala yang baik, yang meninggalkan domba-domba yang tidak tersesat, mencari engkau. Jika engkau membiarkan dirimu ditemukan, maka Ia tidak segan-segan dan tidak menampik untuk memanggul engkau di atas pundak-Nya sendiri karena sukacita-Nya, bahwa domba yang hilang telah ditemukan-Nya.
Bapa berdiri di sana dan menantikan kedatanganmu kembali dari jalan yang sesat. Kembalilah sekarang! Ketika engkau masih jauh, Ia akan bergegas-gegas memapak engkau, merangkul dan memeluk engkau dengan mesra, karena engkau telah dibersihkan oleh tobat. Ia akan mengenakan pakaian pesta pertama (pakaian baptis) kepadamu, karena engkau telah menanggalkan manusia lama dengan segala pekerjaannya. Di tanganmu Ia memasang cincin yang telah dibasuh oleh darah kematian-Nya. Ia akan memasang kasut pada kakimu, karena engkau telah kembali dari jalan jahat kepada jalan Injil. Dan Ia akan mengumumkan hari sukacita dan kegembiraan, baik kepada para malaikat-Nya maupun kepada manusia, dan Ia akan merayakan dengan meriah pertobatanmu dengan selamat. Ia juga berkata: “Demikian juga akan ada sukacita di surga karena satu orang berdosa yang bertobat ….” (Luk 15:7). Dan jika ada seorang dari antara mereka yang menganggap dirinya lebih baik, dan mencela bahwa engkau begitu cepat diterima kembali, maka Bapa yang baik itu akan menjawab untukmu, dan berkata: “Kita patut bersukacita dan bergembira karena putera-Ku telah mati dan menjadi hidup kembali; ia telah hilang dan di dapat kembali.” (bdk. Luk 15:32)

LAGU BERGILIR
P: Marilah kepada-Ku semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. U: Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku ringan (Alleluya). P: Aku datang bukan untuk memanggil orang benar tetapi orang berdosa supaya mereka bertobat. U: Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku ringan (Alleluya).

DOA PENUTUP
Ya Allah, Engkau tidak menghendaki kematian si pendosa, tetapi supaya ia bertobat dan hidup; perkenankanlah dengan rela, supaya sebagaimana Engkau dengan penuh kasih telah menarik hamba-Mu Margareta dari jalan kehancuran kepada jalan keselamatan, demikian pula kami, setelah dibebaskan dari belenggu dosa, dapat mengabdi kepada-Mu dengan hati murni. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.

IBADAT PAGI

MADAH

Putra tunggal Mahatinggi
Pandang kami dengan rela
Margareta si pentobat
Kau panggil ke surga mulya.

Dirham yang hilang di bumi
Ketemu di alam baka
Mutiara dalam lumpur
Bintang kalah cahayanya.

Yesus obat luka dosa
harapan para pentobat
Air mata Margareta
Menghapuskan dosa kami.

Bunda Tuhan yang terkasih
Dampingilah putri Hawa
Di Medan prahara ini
Kelak sampai pintu surga.

Puji syukur Allah Esa
Atas rahmat dan kurnia
Beri ampun atas dosa
Dan ganjaran dalam surga.
Amin.

KIDUNG ZAKARIA
Antifon: Ia diampuni banyak dosanya, karena besarlah kasihnya. (MP Alleluya).

IBADAT SORE

MADAH

Margareta nan perkasa
Serempak kami memuji
Cahaya kesucianmu
Bersinar ke mana-mana

Tubuh terkekang puasa
Jiwa kau santapi doa
Segar berkembang hidupmu
Kau teguk bahagia surga.

Terpesona kasih suci
Kau lepas asmara hampa
Kau tempuh jalan mendaki
Ke rumah Bapa surgawi.

Kristus Raja nan perwira
Hanya dikau yang termegah
Dengarkanlah dengan rela
Permohonan kami ini.

Terpujilah Yesus Kristus
Berilah kami harapan
Berkat doa Margareta
Bahagya sepanjang masa.
Amin.

KIDUNG MARIA
Antifon: Hatiku bersorak sorai dalam Tuhan dan hatiku pun lapang karena sukacita atas keselamatan. (WP Alleluya).


Proprium ini disalin seperti apa adanya dari seri Perantau yang diterbitkan SEKAFI tahun 1989 – 1994 oleh P. Alfons Suhardi OFM