15 Juli

08/03/2012
Oleh   |  Tampilan Cetak Tampilan Cetak
Dilihat: 676 kali

[Index Kalender Fransiskan]

15 JULI
SANTO BONAVENTURA
USKUP DAN PUJANGGA GEREJA, ORDO I
(PESTA)

bonaventura-3

Bonaventura dilahirkan pada tahun 1218 di Bagnoregio, dekat Vieterbo, Italia. Kemudian ia masuk Ordo Saudara Dina. Setelah menempuh filsafat dan teologi di Paris ia mengajar saudara-saudara muda seordonya. Dalam usia 36 tahun ia dipilih menjadi minister jenderal. Ia memimpin ordo dengan arif dan bijaksana. Oleh Paus Gregorius X ia diangkat menjadi kardinal uskup Albano. Ia ditugaskan oleh Paus untuk menyiapkan konsili di Lyon, tetapi meninggal saat konsili Lyon itu pada 15 Juli 1274. Bersama Thomas Aquino, Santo Bonaventura merupakan teolog ulung di zamannya.

Rumus umum Pujangga Gereja, Ibadat Harian hlm 921, kecuali:

Pembukaan Ibadat Harian
Antifon: Marilah kita menyembah Allah, sumber kebijaksanaan.

IBADAT BACAAN

MADAH

Segenap Ordo bersorak gembira
Riang dan ria menyanyikan madah
Memuji Kristus atas kebajikan
Teladan ulung.Gembala Ordo arif dan waspada
Teguh mengusir serigala geram
Pelindung unggul hukum dan nasihat
Kawanan suci.

Ajaran ulung menerangi bumi
Berhias jubah merah nan lembayung
Mengabdi G’reja taat dan setia
Laksana bintang.

Sidang konsili para bapa mulya
Disiapkannya tertib bijaksana
Dihimpunkannya jadi satu hati
Para penyimpang.Allah dan Bapa merajai bumi
Tritunggal luhur melampaui bintang
Puji dan syukur pada-Mu selalu
Kekal slamanya.

Amin.

PENDARASAN MAZMUR
Ant. 1. Kakinya tetap teguh di atas kebijaksanaan; ia menemukan jalan-jalannya dengan berjalan di belakang kebijaksanaan, bagaikan seorang penyelidik.
Mazmur dari Rumus Umum Gembala Umat, Ibadat Harian hlm 908-909.
Ant. 2. Bagaikan sungai tercurah ajarannya; ia meninggalkan ajarannya kepada mereka yang mencari kebijaksanaan.
Ant. 3. Sesungguhnya aku berjerih-payah bukan untuk diriku sendiri, melainkan bagi semua orang yang mencari kebenaran.

BACAAN I
Pembacaan dari Kitab Kebijaksanaan (Keb 8:2-7.9-13.16-19)
Kebijaksanaan adalah pengantar dalam pengetahuan Tuhan dan memilih setiap pekerjaan-Nya

Aku jatuh cinta kepada kebijaksanaan dan kucari sejak masa mudaku, aku berusaha memperolehnya sebagai mempelaiku dan aku menjadi pencinta kemolekannya. Ia membanggakan asal usulnya yang luhur karena bergaul dengan Allah, dan dikasihi oleh Dia yang memerintah segala sesuatu. Sebab kebijaksanaan adalah pengantar dalam pengetahuan Tuhan, dan memilih setiap pekerjaan-Nya.
Kalau kekayaan merupakan milik yang diinginkan dalam kehidupan, maka apa gerangan yang lebih kaya dari pada kebijaksanaan yang mengerjakan segala sesuatu? Kalau kepintaran yang bekerja, siapa gerangan di antara semua yang ada yang lebih berbakat seni dari pada kebijaksanaan? Dan kalau seseorang mengasihi kebenaran, maka kebajikan adalah hasil jerih payah kebijaksanaan. Sebab ia mengajarkan menahan diri dan berhati-hati, keadilan dan keberanian; dari pada semuanya itu tidak ada sesuatupun dalam kehidupan yang lebih berguna bagi manusia. Maka itu aku memutuskan berjodoh dengannya sepanjang umur hidupku, sebab aku tahu bahwa diberinya aku nasehat yang baik dan menjadi penghibur dalam kesusahan dan kemasygulan. Berkat kebijaksanaan aku akan mendapat kemuliaan pada rakyat, dan meskipun masih muda menjadi terhormat di antara orang-orang yang tua. Akan ternyata aku cepat dalam pengadilan, dan akan dikagumi oleh para pembesar. Kalau aku berdiam diri mereka akan menunggu, dan jika aku berbicara, niscaya mereka dengarkan; kalaupun aku memperpanjang bicaraku, mereka menaruh tangannya di mulut. Berkat kebijaksanaan aku akan memperoleh kebakaan dan meninggalkan kenangan abadi pada mereka yang menyusulku.
Setelah masuk ke dalam rumahku aku mendapat ketenangan pada kebijaksanaan, sebab pergaulan dengannya tidak mengandung kepahitan, dan hidup bersama dengannya tidak mengenal kesedihan, melainkan hanya keriangan hati dan sukacita melulu.
Setelah semuanya itu telah kupikirkan dalam hati dan telah kurenungkan di dalam batin, yaitu: bahwa kebakaan terkandung dalam keakraban dengan kebijaksanaandan kesenangan yang luhur hidup dalam persahabatan dengannya, kekayaan yang tak kunjung habis terdapat di dalam jerih payah tangannya, dan pengertian ditemukan dalam menjaga pergaulan dengan dia serta nama yang harum dalam percakapan dengannya, maka aku berjalan keliling sambil mencari, bagaimanakah aku dapat membawa kebijaksanaan masuk pada diriku.Memang aku seorang pemuda yang baik budi pekertinya, dan aku mendapat jiwa yang baik.

LAGU BERGILIR
P: Alangkah bijaksana engkau di masa mudamu, bagaikan sungai engkau penuh dengan pengertian. U: Karena damai sejahteramu engkau dikasihi. P: Namamu tersiar hingga ke pulau-pulau di kejauhan. U: Karena damai.

BACAAN II
Pembacaan dari St. Bonaventura “Perihal perjalanan Roh menuju Allah”.
Kebijaksanaan mistik yang dinyatakan Roh Kudus.

Kristus adalah jalan dan pintu. Kristus adalah tangga dan kendaraan, laksana tutup pendamaian di atas Tabut Perjanjian Allah (bdk Kel 25:17) dan rahasia yang tersembunyi dari abad ke abad (bdk Kol 1:26). Siapa yang memandang tanda perdamaian itu dengan penuh mesra, siapa yang memandang Kristus yang tergantung pasa salib dengan iman, harapan dan kasih, dengan pasrah, kekaguman dan hati riang, dengan penghargaan, pujian dan sorak-sorai, orang itu menjalankan Paskah bersama Dia, yaitu penyeberangan; sehingga bersama Dia, ia menyeberangi Laut Merah dengan tongkat salib. Ia keluar dari Mesir, masuk ke padang gurun, di mana ia mengenyam makna yang tersembunyi, dan beristirahat bersama Kristus di dalam makam; seakan-akan mati secara lahiriah, namun sambil merasakan – sejauh itu mungkin sewaktu masih dalam keadaan hidup di sini – apa yang dikatakan di salib kepada penyamun yang di samping Kristus itu: “Hari ini juga engkau akan ada bersama Aku di dalam firdaus.” (Luk 23:43).
Tetapi supaya penyeberangan itu sempurna adanya, maka perlulah supaya segala kegiatan akal-budi dilepaskan, dan supaya puncak segala perasaan dialihkan kepada Allah dan diubah ke dalam-Nya. Tetapi ini gaib adanya dan teramat rahasia, tidak diketahui oleh seorang pun, kecuali yang menerimanya, dan tak seorang pun menerimanya, kecuali yang menginginkannya; dan tak seorang pun menginginkannya kecuali orang yang sampai ke tulang sumsumnya dinyalakan oleh api Roh Kudus yang diutus Kristus ke bumi. Karena itu sang rasul berkata bahwa “kebijaksanaan gaib ini telah dinyatakan oleh Roh Kudus” (1Kor 2:10).
Jika engkau bertanya bagaimana hal itu terjadi, mohonkanlah rahmat, bukan ilmu pengetahuan, kerinduan, bukan akal, kesah doa dan bukan kerajinan membaca; mohonkanlah mempelai bukan guru, Allah bukan manusia, kehangatan bukan kecerlangan dan bukan terang, melainkan api yang menyalakan jiwa seluruhnya dan yang mengubahnya ke dalam Allah melalui cengkeraman ekstase dan perasaan hati yang berkobar-kobar. Api itu ialah Allah sendiri, “Yang mempunyai api di Sion” (Yes 31:9). Ada pun api itu dinyalakan Kristus dalam kehangatan sengsara-Nya yang berkobar-kobar, yang hanya dapat dipahami benar-benar oleh dia yang berkata seperti Ayub: “Aku lebih suka dicekik dan mati” (Ayub 7:5). Siapa yang menyambut baik kematian ini, ia dapat memandang Allah; sebab tak dapat diragukan lagi kebenaran ini, yaitu: “Tak ada orang yang memandang Allah dapat hidup” (Kel 33:20).
Maka, biarlah kita mati dan masuk ke dalam kekelaman. Hendaknya kita bungkam kemasygulan, keinginan dan khayalan. Marilah kita, bersama Kristus tersalib, “beralih dari dunia ini kepada Bapa” (Yoh 13:1), sehingga setelah Bapa ditunjukkan kepada kita, kita dapat berkata bersama Filipus: “Itu sudah cukup bagi kami!” (Yoh 14:8). Dan semoga kita mendengar seperti Paulus: “Cukuplah kasih-karunia-Ku bagimu” (2Kor 12:9). Marilah kita bersorak-sorai bersama Daud: “Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya” (Mzm 73:26), “Terpujilah Tuhan untuk selama-lamanya. Amin, ya amin” (Mzm 89:53).

LAGU BERGILIR
P: Mulut orang dibukanya di tengah-tengah jemaat. U: Dan Tuhan memenuhinya dengan roh kebijaksanaan dan pengertian. P: Tuhan meliputinya dengan kegembiraan dan puncak sukacita, dan kemasyhuran abadi diberikan kepadanya. U: Dan Tuhan memenuhinya.

MADAH/HYMNE
Allah Tuhan kami (Te Deum)

DOA PENUTUP
Allah yang mahakuasa, kami mohon kepada-Mu, berilah supaya dengan merayakan kelahiran Santo Bonaventura kami dapat melangkah terus karena pengetahuannya yang cemerlang, dan tetap mengejar kehangatan cintakasih. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.

IBADAT PAGI

MADAH

Pesta tahunan meriah
Kami rayakan serempak
Fajar pagi terang nampak
Tampil pemimpin pra dina.Betapa megah sang surya
Pelangi pun kalah indah
Mengusir malam gulita
Memanaskan budi kami.

Dosa kami ditudungi
Orang tersesat kembali
Hati dingin nan membeku
Dipanasi nyala api.

Bahagialah engkau kini
Surga mulya ganjaranmu
Pandang dan lindungi kami
Pengajar rohani kami.Puji selalu bagi-Mu
Bapa bersama Putera
Serta Roh Kudus Penghibur
Kekal selama-lamanya.Amin.

PENDARASAN MAZMUR
Ant. 1. Ia tampil bagaikan api, perkataannya, laksana obor bernyala-nyala, menerangi semua yang berharap pada Tuhan.
Mazmur dan kidung dari Hari Minggu I, Ibadat Harian hlm. 390.
Ant. 2. Terpujilah Tuhan yang telah berkenan padamu, dan berbahagialah orang-orang yang menyaksikan hikmat kebijaksanaanmu.
Ant. 3. Terang sudah terbit bagi orang benar, dan sukacita bagi orang-orang lurus hati: bersukacitalah karena Tuhan, dan nyanyikanlah syukur bagi nama-Nya yang kudus.

BACAAN SINGKAT
(Mat 5:14-16)
Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian, sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di surga.

LAGU SINGKAT
P: Bagaikan nubuat hendak kusiarkan pengajaranku. *Dan kutinggalkan bagi semua angkatan yang akan datang. U: Bagaikan. P: Dan akan kuceritakan sampai di kejauhan. U: Dan kutinggalkan. P: Kemuliaan. U: Bagaikan nubuat.

KIDUNG ZAKARIA
Antifon: Ia membuka mulutnya dalam jemaat Yang Mahatinggi, dan dihormati di tengah-tengah umat-Nya; ia dipuji di kalangan para kudus.

DOA PERMOHONAN
Marilah kita meluhurkan Kristus Tuhan, Jalan, Kebenaran dan Kehidupan; marilah kita mengabdi kepada-Nya sepanjang hidup kita, dalam kesucian dan kebenaran. Dan marilah kita berdoa: *
U: Tuhan, bimbinglah kami di jalan damai sejahtera.
Engkau telah memilih untuk melayani dan bukan dilayani, * buatlah kami rajin melayani Engkau dan saudara-saudara kami, Tuhan Yesus.
Engkau telah memerintahkan kami menjadi garam dan terang dunia, * terangilah kami oleh Roh Kudus-Mu, ya Tuhan Yesus.
Engkau telah menunjukkan kerahiman dan kasih-Mu dalam diri para gembala yang kudus, * tunjukkanlah kepada kami kerelaan wajah-Mu dengan perantaraan mereka.
Engkau telah menerangi Gereja-Mu dengan pemimpin-pemimpin yang ulung dan kudus, * buatlah agar kami mengikuti jejak mereka dan bersukacita atas cahaya mereka.
Engkau telah menganugerahkan Diri-Mu sebagai santapan kehidupan kepada orang-orang yang ditebus; hidupkanlah Gereja-Mu, * supaya Gereja-Mu diperkuat pada meja sabda dan santapan, dan dengan riang tekun mengikuti Engkau.
Bapa Kami.

DOA PENUTUP
Lihat ibadat bacaan.

IBADAT SIANG

Antifon dan Mazmur dari hari yang bersangkutan dalam empat pekan.

BACAAN SINGKAT
Sebelum tengah hari (Keb 8:2-5)
Aku jatuh cinta kepada kebijaksanaan dan kucari sejak masa mudaku, aku berusaha memperolehnya sebagai mempelaiku dan aku menjadi pencinta kemolekannya. Ia membanggakan asal usulnya yang luhur karena bergaul dengan Allah, dan dikasihi oleh Dia yang memerintah segala sesuatu. Sebab kebijaksanaan adalah pengantar dalam pengetahuan Tuhan, dan memilih setiap pekerjaan-Nya.
P: Aku telah memilih jalan kebenaran.
U: Aku terpaut kepada peraturan-peraturan-Mu, ya Tuhan.

Tengah hari (Sir 15:1-5a)
Begitulah perbuatan orang yang takut akan Tuhan, dan siapa yang melekat pada Taurat memperoleh kebijaksanaan. Seperti ibu kebijaksanaan menjemput dia, dan bagaikan isteri yang masih perawan menyambutnya. Kebijaksanaan memberi dia makanan pengertian, dan memberi minum air kebijaksanaan. Bersandar kepadanya orang tidaklah goncang, yang percaya padanya tidak dikecewakan. Kebijaksanaan meninggikan orang ke atas teman kawan.
P: Dalam hatinya beristirahat kebijaksanaan.
U: Dan kearifan ada dalam perkataan mulutnya.

Sesudah tengah hari (Sir 39:9-10)
Pengertiannya akan dipuji banyak orang, dan tidak pernah akan lenyap. Kenang-kenangan akan dia tidak akan terhapus, melainkan namanya akan hidup turun temurun. Kebijaksanaannya akan diceritakan pelbagai bangsa, sedangkan jemaah mewartakan pujiannya.
P: Engkau adalah imam, imam agung dan pembuat kebajikan.
U: Doakanlah kami pada Tuhan.

IBADAT SORE

MADAH

Putra sejati Fransiskus
Teladan saudara dina
Menjadi guru nan ulung
Mekar putih bagai bakung.Bergiat menuntut ilmu
Bersandarkan rahmat Tuhan
Bertambah kebaktiannya
Bergandalah pahalanya.

Tegas mengaibkan dunia
Taat aturan Fransiskus
Berhiaskan kesucian
Berikatkan tali dina.

Ditimbangnya kelimpahan
Dari rahasia ilmu
Dari perbuatan batin
Ia jadi lebih ahli.Cahaya bagi semua
Hidupnya penuh mukjizat
Berhias hidup yang suci
Contoh cerlang kebajikan.

Kami mohon pada Bapa
Kristus serta Roh Penghibur
Lindungi kami selalu
Teguh percaya pada-Mu.
Amin.

PENDARASAN MAZMUR
Ant.1. Ia adalah pelita bernyala yang bercahaya, ditaruh di atas kaki dian di dalam rumah Tuhan.
Mazmur dari rumus umum Gembala Umat, Ibadat Harian hlm 916.
Ant.2. Tuhan memberi dia makanan kehidupan dan pengertian, dan memberinya minum air kebijaksanaan yang menyelamatkan.
Ant.3. Ia menggembirakan Gereja dalam pekerjaannya dan terberkatilah kenang-kenangannya selama-lamanya.

BACAAN SINGKAT (Dan 12:3)
Orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya

LAGU SINGKAT
P:Kebijaksanaannya, * akan diceriterakan oleh pelbagai bangsa. U: Kebijaksanaannya. P: Dan pujiannya akan diwartakan jemaat. U: Akan diceritakan. P: Kemuliaan. U: Kebijaksanaannya.

KIDUNG MARIA
Antifon: Pujangga mulia, cahaya Gereja kudus, pencinta hukum Tuhan, Santo Bonaventura, doakanlah kami di hadapan Putera Allah.

DOA PERMOHONAN
Marilah kita memasyhurkan dengan pujian Kristus, Tuhan, yang diangkat oleh Bapa menjadi Imam Agung bagi manusia, dan marilah kita mohon dengan rendah hati:
U. Selamatkanlah kami, ya Tuhan.
Engkau yang mendamaikan dunia dengan Bapa oleh kayu salib, selamatkanlah kami demi nama-Mu, * semoga kami semua menjadi satu seperti Engkau dan Bapa.
Engkau telah menghendaki hasil penebusan dibagi-bagi dengan perantaraan gembala-gembala yang kudus, * berilah supaya orang-orang yang telah Kauperoleh dengan darah-Mu tetap teguh dalam kasih-Mu.
Engkau telah mengurapi orang-orang Kudus-Mu di tengah-tengah saudara-saudara dan memberi mereka anugerah-anugerah Roh Kudus, * penuhilah kami juga dengan kekuatan Roh-Mu.
Engkau memberikan hidup kekal kepada kawanan dengan perantaraan gembala-gembala Gereja, * selamatkanlah orang-orang yang telah meninggal, yang telah Kautebus dengan darah-Mu yang mulia.
Bapa kami.

DOA PENUTUP
Lihat di atas (Ibadat Bacaan).


Proprium ini disalin seperti apa adanya dari seri Perantau yang diterbitkan SEKAFI tahun 1989 – 1994 oleh P. Alfons Suhardi OFM