14 Januari

30/01/2012
Oleh   |  Tampilan Cetak Tampilan Cetak
Dilihat: 527 kali

[Index Kalender Fransiskan]

14 JANUARI
BEATO ODORIKUS DARI PORDENONE
BIARAWAN, ORDO I
(PFAK)

odorikus_pordenone

Odorikus dilahirkan sekitar tahun 1286 di Pordenone (Italia). Setelah masuk Ordo dan ditahbiskan menjadi imam, ia berangkat dari Padua menjadi misionaris; mula-mula ke Armenia dan Iran. Kemudian ke Madras, Jawa, Kalimantan, dan akhirnya ke Beijing. Setelah tiga tahun di Beijing, ia pulang ke Italia melalui Tibet. Ia mendiktekan kisah perjalanannya yang bernilai untuk sejarah Misi Timur Jauh dan yang mengandung detail-detail yang tidak terdapat di tempat lain. Dalam perjalanannya ke Avignon untuk memberi laporan kepada Sri Paus dan untuk menyampaikan usul pengiriman misionaris, ia meninggal di Udine dalam tahun 1331.

Rumus umum Gembala Umat, Ibadat Harian hlm 908, kecuali:

BACAAN I
Lihat petunjuk Penanggalan Liturgi.

BACAAN II
Pembacaan dari dekrit Konsili Vatikan II tentang kegiatan misioner Gereja (Ad Gentes)
Pergilah dan ajarilah segala bangsa.

Tuhan Yesus sendiri, sebelum dengan suka rela menyerahkan hidup-Nya, sedemikian rupa merekayasa pelayanan rasuli dan menjanjikan akan mengutus Roh Kudus, sehingga keduanya terpadukan dalam menyuburkan karya penyelamatan dimana-mana dan senantiasa. Disepanjang waktu Roh Kuduslah yang “menyatukan” segenap Gereja “dalam persekutuan dan pelayanan, melengkapinya dengan pelbagai kurnia hirarkis dan karismatis”, dengan menghidupkan lembaga-lembaga gerejawi bagaikan jiwanya, dan dengan meresapkan semangat misioner, yang juga mendorong Kristus sendiri, ke dalam hati Umat beriman. Ada kalanya pula Roh Kudus secara kelihatan mendahului kegiatan merasul, seperti Ia tiada hentinya juga menyertai serta memimpinnya dengan pelbagai cara.

Sejak semula Tuhan Yesus “memanggil mereka yang dikehendaki-Nya serta untuk diutus-Nya mewartakan Injil” (Mrk 3:13; lih. Mat 10:1-42). Begitulah para Rasul merupakan benih-benih Israel baru, pun sekaligus awal mula Hirarki suci. Kemudian, sesudah sekali, dengan wafat serta kebangkitan-Nya, Tuhan menyelesaikan dalam diri-Nya rahasia-rahasia keselamatan kita serta pembaharuan segala sesuatu, menerima segala kuasa di sorga dan di bumi (lih. Mat 28:18), sebelum Ia diangkat ke sorga (lih. Kis 1:11), Ia mendirikan Gereja-Nya sebagai sakramen keselamatan. Ia mengutus para Rasul ke seluruh dunia, seperti Ia sendiri telah diutus oleh Bapa (lih. Yoh 20:21), perintah-Nya kepada mereka: “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku, dan babtislah mereka dalam nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus: ajarlah mereka melakukan segala-sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu” (Mat 28:19 dsl.). “pergilah ke seluruh dunia, dan wartakanlah Injil kepada semua makhluk. Barang siapa percaya dan di babtis, akan selamat; tetapi siapa tidak percaya, akan dihukum” (Mrk 16:15 dsl.). Maka dari itu Gereja mengemban tugas menyiarkan iman serta keselamatan Kristus, baik atas perintah jelas, yang oleh para Rasul telah diwariskan kepada Dewan para Uskup yang dibantu oleh para imam, bersama dengan Pengganti Petrus serta Gembala Tertinggi Gereja, maupun atas daya-kekuatan kehidupan, yang oleh Kristus disalurkan kepada para anggota-Nya; “dari pada-Nyalah seluruh tubuh, – yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan setiap anggota, – menerima pertumbuhan dan membangun dirinya dalam kasih” (Ef 4:16). Oleh karena itu perutusan Gereja terlaksana dengan karya-kegiatannya. Demikianlah Gereja, mematuhi perintah Kristus dan digerakkan oleh rahmat serta cinta kasih Roh Kudus, hadir bagi semua orang dan bangsa dengan kenyataannya sepenuhnya, untuk – dengan teladan hidup maupun pewartaannya, dengan sakramen-sakramen serta upaya-upaya rahmat lainnya – menghantarkan mereka kepada iman, kebebasan dan damai Kristus, sehingga bagi mereka terbukalah jalan yang bebas dan teguh, untuk ikut serta sepenuhnya dalam misteri Kristus.

LAGU BERGILIR
P: Pergilah ke seluruh dunia, wartakanlah Injil kepada segala makhluk. U: Siapa yang percaya dan dibaptis akan selamat. P: Jika orang tidak dilahirkan dari air dan roh, ia tidak dapat masuk ke dalam kerajaan Allah. U: Siapa yang percaya dan dibaptis akan selamat.

DOA PENUTUP
Ya Allah, Engkau telah menganugerahkan terang kebenaran kepada bangsa-bangsa di Timur Jauh karena kegiatan rasuli Beato Odorikus. Berilah agar berkat pengantaraannya, kami tetap setia kepada iman dan memelihara pengharapan, yang diberikan Injil kepada kami. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.

KIDUNG ZAKARIA
Antifon: Bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu, Dia yang berkata di dalam kamu.

KIDUNG MARIA
Antifon: Inilah bendahara yang setia dan arif. Tuhan telah mengangkat dia, agar ia memberikan makanan kepada hamba-hamba-Nya pada waktunya.


Proprium ini disalin seperti apa adanya dari seri Perantau yang diterbitkan SEKAFI tahun 1989 – 1994 oleh P. Alfons Suhardi OFM