13 Juni

06/03/2012
Oleh   |  Tampilan Cetak Tampilan Cetak
Dilihat: 694 kali

[Index Kalender Fransiskan]

13 JUNI
SANTO ANTONIUS DARI PADUA
IMAM, PUJANGGA GEREJA, ORDO I
(PESTA)

antonius-dari-padua-2

Ferdinandus dilahirkan di Lisabon, Portugal tahun 1195. Mula-mula ia menjadi rohaniawan katedral, mengikuti Regula Santo Agustinus. Tetapi tertarik oleh kemartiran Santo Berardus dkk (16 Januari), ia beralih menjadi pengikut St. Fransiskus Asisi, dan mengambil nama Antonius. Ia berangkat ke Maroko untuk menjadi misionaris di sana. Karena sakit parah, ia terpaksa meninggalkan Maroko. Ia terdampar di Sisilia. Setelah mengikuti kapitel di Asisi dan bertemu dengan St. Fransiskus, ia lalu menyepi di biara kecil di pegunungan. Ketahuan bahwa ia mahir berkotbah; maka ia ditugaskan untuk berkotbah di mana-mana. Ia menjelajah Italia Utara dan Perancis Selatan sambil berkotbah. Banyak orang tersesat ditariknya kembali ke pangkuan Gereja. Oleh St. Fransiskus ia diserahi tugas mengajar teologi kepada saudara-saudara muda. Dengan tak kenal lelah ia mewartakan Sabda Allah di mana-mana.

Karena banyak mukjizat yang dikerjakannya, ia dijuluki “diamaturgus” (pembuat mukjizat). Ia menulis kotbah-kotbah yang terkenal karena kedalaman isinya dan keindahan gayanya. Ia meninggal di Arcello tgl 13 Juni 1231 dan dimakamkan di Padua. Belum genap satu tahun setelah wafatnya, ia dinyakatakn “Kudus” oleh Paus Gregorius IX. Pada tahun 1946 ia ditetapkan sebagai pujangga Gereja oleh Paus Pius XII, dengan gelar “doctor evangelicus” (Pengajar Injil).

Rumus umum Gembala Umat, Pujangga Gereja, Ibadat Harian hlm 908 dan 921, kecuali:

Pembukaan Ibadat Harian
Antifon: Marilah kita menyembah Raja kemuliaan, Tuhan balatentara.

IBADAT BACAAN

MADAH

Cahaya baru bersinar di bumi
Menghalau malam pekat sepi
Hati dan mulut melambungkan nyaring
Lagu pujian.

Ia mengabdi Allah di biara
Ditinggalkannya semarak dunia
Diikutinya Fransiskus nan rela
Taat setia.

Sepi bertapa hening dalam doa
Melatih raga, menyegarkan jiwa
Di tempat sunyi ia dipenuhi
Terang surgawi.

Berlimpah rahmat bagai sungai hidup
Air yang segarkan benih, di ladang
Bertumbuh segar damai sejahtera
Dan kesucian.

Disuruh bapa menjadi pengajar
Penuntun sabda tuk saudara muda
Guru kebanggaan saudara dina
O Antonius.

Hati nan murni jiwai karyamu,
Mohonkan kami langkah tanpa noda,
Bantulah kami berseru pada-Nya
Kurnia suci.

Mulialah Bapa bersama Putera
Pun Roh Kudus yang bersama kuasa
Terpuji Allah Tritunggal nan Esa
Kekal selamanya.

Amin.

PENDARASAN MAZMUR
Ant. 1. Ia melangkah lurus sejak masa mudanya. Ia memperoleh kebijaksanaan yang luhur dan mencapai banyak kemajuan di dalamnya.
Mazmur dari Rumus Umum Gembala Umat, Ibadat Harian hlm 908-909.
Ant. 2. Hatinya diarahkan kepada Tuhan dan dikukuhkannya di masa dosa.
Ant. 3. Tubuh menaruh dia di dalam terang memuliakannya di tengah-tengah umat-Nya.

BACAAN I
Pembacaan dari Kitab Kebijaksanaan (Keb 6:12-16;7:7-15)
Kebijaksanaan ditemukan oleh mereka yang mencarinya.

Kebijaksanaan bersinar dan tak dapat layu, mudah dipandang oleh yang kasih kepadanya, dan ditemukan oleh mereka yang mencarinya.Ia mendahului memperkenalkan diri kepada yang ingin kepadanya.
Barangsiapa pagi-pagi bangun demi kebijaksanaan tak perlu bersusah payah, sebab ditemukannya duduk di dekat pintu.Merenungkannya merupakan pengertian sempurna, dan siapa yang berjaga karena kebijaksanaan segera akan bebas dari kesusahan.
Sebab ia sendiri berkeliling mencari orang yang patut baginya, dan dengan rela memperlihatkan diri kepada mereka di jalan, pada tiap-tiap pikiran dijumpainya.Maka itu aku berdoa dan akupun diberi pengertian, aku bermohon lalu roh kebijaksanaan datang kepadaku. Dialah yang lebih kuutamakan dari pada tongkat kerajaan dan takhta, dan dibandingkan dengannya kekayaan kuanggap bukan apa-apa.Permata yang tak terhingga nilainya tidak kusamakan dengan dia, sebab segala emas di bumi hanya pasir saja di hadapannya dan perak dianggap lumpur belaka di sampingnya.
Ia kukasihi lebih dari kesehatan dan keelokan rupa, dan aku lebih suka memiliki dia dari pada cahaya, sebab kilau dari padanya tidak kunjung hentinya.Namun demikian besertanya datang pula kepadaku segala harta milik, dan kekayaan tak tepermanai ada di tangannya.Terhadap semuanya itu aku bersuka hati, oleh karena kebijaksanaanlah yang memerintahnya; tetapi aku belum tahu bahwa dari dialah asalnya pula.
Tanpa tipu daya aku belajar dan tanpa dengki aku membagi-bagi, dan kekayaan kebijaksanaan tidak kusembunyikan.Sebab bagi manusia ia adalah harta benda yang tiada habisnya, dan orang yang menggunakannya menjadi sahabat Allah, oleh karena orang dipuji kepada-Nya karena karunia yang merupakan hasil pendidikan.Semoga Allah memberi aku berbicara sesuai dengan kehendak-Nya, dan memikirkan apa yang berpatutan dengan segala pemberian-Nya. Sebab Ia sendirilah penuntun kebijaksanaan dan juga pemimpin para bijak.

LAGU BERGILIR
P: Ia mengajarkan jalan hikmat kepadanya. U: Jalannya seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari. P: Tuhan membuat jalannya lurus dan menuntun langkahnya di dalam damai sejahtera. U: Jalannya seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari.

BACAAN II
Pembacaan dari khotbah Santo Antonius dari Padua.
Ucapan itu hidup, bila perbuatan berbicara.

Siapa yang dipenuhi Roh Kudus, berbicara dalam pelbagai bahasa. Pelbagai bahasa itu ialah pelbagai kesaksian tentang Kristus, misalnya kerendahan hati, kemiskinan, kesabaran dan ketaatan. Kita berbicara di dalamnya, apabila kita mewujudkan itu pada diri kita sendiri, bagi orang-orang lain upacara kita hidup, bila perbuatan berbicara. Aku minta; biarlah kata-kata berhenti, tetapi perbuatan-perbuatan semoga terus berbicara. Kita ini penuh dengan kata-kata, tetapi kosong akan perbuatan, dan oleh karena itu, kita dikutuk oleh Allah. Sebab pohon ara itu dikutuk oleh Tuhan, karena Ia tidak mendapatkan buah padanya, melainkan hanya daun saja. (bdk Mat 21:19). Kata Paus Gregorius Agung: “Ada hukum bagi pengkhotbah, bahwasanya ia melakukan apa yang dikhotbahkannya.” Menyia-nyiakan pengetahuan hukumlah orang yang menggagalkan ajarannya dengan perbuatannya.
Tetapi para rasul “berkata-kata seperti yang diilhamkan Roh Kudus kepada mereka untuk mengatakan” (Kis 2:4). Berbahagialah orang yang berbicara sesuai dengan yang diilhamkan Roh Kudus, bukan menurut hatinya sendiri. Sebab ada orang yang berbicara dari rohnya sendiri, dengan mencuri kata-kata orang lain, lalu diutarakannya sebagai perkataannya sendiri dan dianggapnya sebagai olahannya sendiri. Tentang orang-orang demikian itu dan yang serupa dengan mereka, Tuhan berkata dalam kitab Yeremia: “Sesungguhnya Aku akan menjadi lawan para nabi, – demikianlah firman Tuhan, – yang mencuri firman-Ku, masing-masing dari temannya. Sesungguhnya Aku akan menjadi lawan para nabi yang memakai lidahnya sewenang-wenang untuk mengutarakan firman Ilahi. Sesungguhnya Aku akan menjadi lawan mereka, yang menubuatkan mimpi-mimpi dusta – demikianlah firman Tuhan, – dan yang menceritakan serta menyesatkan umat-Ku dengan dusta dan dengan bualnya. Aku ini tidak pernah mengutus mereka dan tidak pernah memerintahkan mereka. Mereka sama sekali tiada berguna untuk bangsa ini, – demikianlah fidman Tuhan. “ (Yer 23:30-32)
Dari sebab itu, hendaklah kita berbicara seperti yang diilhamkan Roh Kudus, kepada kita untuk mengatakannya. Hendaklah kita mohon kepada-Nya dengan rendah hati dan bakti, untuk mencurahkan rahmat-Nya, supaya kita merayakan hari Pentekosta dengan segenap panca indera kita, dan dengan menepati kesepuluh perintah Allah; dan merayakannya dengan dorongan penuh “tiupan angin keras”, dan supaya kita, dipenuhi oleh penyesalan berkat angin keras itu; dan supaya kita dinyalakan berkat lidah berapi pewartaan, dinyalakan dan diterangi dalam cahaya para kudus, boleh memandang Tritunggal Allah yang Esa.

LAGU BERGILIR
P: Karena keperkasaan perkataannya, U: Maka goncanglah para pendosa. P: Mereka melakukan tobat di hadapan Allah. U: Maka goncanglah para pendosa.

MADAH
Allah Tuhan kami

DOA PENUTUP
Allah yang mahakuasa dan kekal, Engkau telah memberikan Santo Antonius, pengkhotbah yang ulung itu, kepada umat menjadi pengantara dalam kesusahan; perkenankanlah supaya kami, karena bantuannya, menganut suri teladan hidup kristiani dan menikmati pertolongan-Mu di dalam segala kesulitan. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.

IBADAT PAGI

MADAH

Kita syukuri sekarang
Kristus Raja dengan riang
Antonius bergembira
Di bangsal surga mulia.

Mirip Fransiskus bapanya
Amat serupa dengannya
Mengalirkan tirta merta
Dari mata air surga.

Berjuang dengan bimbingan
Jaya mengalah diri
Bersama panglima agung
Tak digoncang oleh lawan.

Larut hanyut ke mana pun
Orang cuma haus maut
Dihibur sabda selamat
Bangkit berkat embun rahmat.

Kita kini dalam perang
Leluhur kita telah menang
Bersemangat hina dina
Kita hapus cemar nista.

Semoga kami menerima
Dari Bapa dan Putera
Serta Roh Kudus, Penghibur
Bahagia selamanya.
Amin.

PENDARASAN MAZMUR
Ant. 1. Semua kagum atas kebijaksanaan ucapannya dan memuliakan Allah.
Mazmur dan kidung dari Hari Minggu I, Ibadat Harian hlm. 390.
Ant. 2. Tuhan telah memiliki bagi-Nya seorang yang dikasihi-Nya, ia berseru kepada-Nya.
Ant. 3. Dengan hati dan perbuatan aku hendak memuji Tuhan dan memuliakan Dia, yang memberi kebijaksanaan kepadaku.

BACAAN SINGKAT (Luk 4:18-19)
“Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Akuuntuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.”

LAGU SINGKAT
P: Karena kepercayaan, * ia teruji sebagai nabi. U: Karena. P: Dan ia dikenal dapat dipercaya dalam perkataannya. U: Ia teruji. P: Kemuliaan. U: Karena.

KIDUNG ZAKARIA
Antifon: Engkau telah mempermuliakan hamba-Mu ya Tuhan, karena dia telah Kaubuat hal-hal yang besar; terpujilah nama-Mu.

DOA PERMOHONAN
Saudara-saudara terkasih, masilah kita mohon kepada Allah, sumber dan asal segala kekudusan, yang telah membuka jalan keselamatan bagi kita dalam Kristus dan berkata: *
U: Bimbinglah kami ke jalan yang lurus, ya Tuhan.
Bapa, Engkau telah mengutus Putera-Mu ke dunia untuk mewartakan kabar baik kepada orang-orang miskin; * berilah supaya kami mewartakan Injil kepada segala makhluk.
Tuhan, berilah kami kebijaksanaan-Mu yang kekal, * agar kebijaksanaan-Mu sekarang ada beserta kami dan bekerja bersama kami.
Engkau telah memanggil kami sekalian kepada kesempurnaan cinta kasih, * dan Engkau telah menuruh kami mengabdi kepada-Mu dalam diri saudara-saudara kami.
Ajarilah kami sekarang, ya Tuhan, untuk menyadari kehadiran-Mu dalam semua orang, * dan mendapat-Nya terutama dalam orang-orang yang berdukacita.

Bapa kami.

DOA PENUTUP
Lihat di atas.

IBADAT SIANG

Antifon dan Mazmur dari hari yang bersangkutan.

BACAAN SINGKAT
Sebelum tengah hari (Keb 6:15-16)
Merenungkan kebijaksanaan merupakan pengertian sempurna, dan siapa yang berjaga karena kebijaksanaan segera akan bebas dari kesusahan; sebab ia sendiri berkeliling mencari orang yang patut beginya, dan dengan rela memperlihatkan diri kepada mereka di jalan; pada tiap-tiap pikiran dijumpainya.
P: Lidahnya mewartakan kebenaran-MU
U: dan sepanjang hari pujianmu.

Tengah hari (Keb 8:1-2)
Dengan kuat kebijaksanaan meluas dari ujung yang satu ke ujung yang lain, dan halus memerintah segala sesuatu. Aku jatuh cinta kepadanya dan kucari semenjak masa mudaku, aku berusaha memperolehnya sebagai mempelaiku, dan aku menjadi pencinta kemolekannya.
P: Tuhan menjadikan dia terpandang dalam jerih-payahnya.
U: Dan menambah hasil jerih-payahnya.

Sesudah tengah hari (Keb 8:5.7)
Kalau kekayaan merupakan milik yang diinginkan dalam kehidupan, maka apa gerangan yang lebih kaya dari pada kebijaksanaan yang mengerjakan segala sesuatu? Dan kalau seseorang mengasihi kebenaran, maka kebajikan adalah hasil jerih payah kebijaksanaan. Sebab ia mengajarkan menahan diri dan berhati-hati, keadilan dan keberanian; dari pada semuanya itu tidak ada sesuatupun dalam kehidupan yang lebih berguna bagi manusia.
P: Orang benar tumbuh laksana bunga bakung,
U: dan berkembang selamanya di hadapan Tuhan.

IBADAT SORE

MADAH

Kau muncul senantiasa
Cahaya keajaiaban
Dengarkanlah dengan rela
Doa permohonan kami.

Tunas tanah air asri
Portugal jauh di sana
Kau terlahir bahagia
Menambah semarak Gereja.

Harta derajat mulia
Darah luhur kauhinakan
Dunia mewah kaulepas
Kaupilih salib derita.

Air mata bercucuran
Kaurenungkan semalaman
Hal abadi dan ilahi
Dengan kesah rindu hati.

Bantulah dari surga sri
Meredakan murka Allah
Enyahlah lapar dan wabah
Sakit, bahaya dan susah.

Hormat, puji, mulialah
Allah Bapa dan Putera
Bersama Roh sang Penghibur
Kekal selama-lamanya.
Amin.

PENDARASAN MAZMUR
Ant.1. Ia dikasihi baik oleh Allah maupun oleh manusia, dan terberkati kenang-kenangannya (Sir 45:10.
Mazmur dari rumus umum Gembala Umat, Ibadat Harian hlm 916.
Ant.2. Sesungguhnya itu hamba-Ku; yang Kupegang, orang pilihan-Ku yang hendak Kutopang, ia adalah orang kepadanya Aku berkenan. Aku telah merasuk Roh-Ku ke atasnya. (Yes 42:1)
Ant.3. Tuhan telah memberi aku lidah sebagai upahku; dan dengannya aku hendak memuji-muji Dia (Sir 51:22).

BACAAN SINGKAT (Yes 58:10-11)
Apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang kauinginkan sendiri dan memuaskan hati orang yang tertindas maka terangmu akan terbit dalam gelap dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari. Tuhan akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan.

LAGU SINGKAT
P: Kenang-kenangan akan dia, * tidak akan terhapus, U:Kenang-kenangan. P:Dan namanya akan disebut-sebut sampai keturunan yang jauh. U: Tidak akan. P:Kemuliaan. U:Kenang-kenangan.

KIDUNG MARIA
Antifon: Pujangga yang ulung, terang Gereja, pencinta hukum Allah, Santo Antonius, doakanlah kami pada Putera Allah.

DOA PERMOHONAN
Marilah kita mohon dengan rendah hati kepada Kristus, sumber segala kehidupan dan asal segala kebajikan, dan berkata:
U. Datanglah kerajaan-Mu, ya Tuhan.
Engkau telah mengutus para murid ke aseluruh dunia untuk mewartakan Injil kepada segala makhluk, * berilah supaya mereka yang mewartakan Injil, hidup dari roh-Mu.
Engkau mendampingi para pewarta Injil dan memperkuat pewartaan mereka, * buatlah kami selalu menjadi saksi benar atas kebangkitan-Mu.
Buatlah supaya kami dengan gesit memeras tenaga dalam menyelesaikan ketertiban dunia, * agar melalui Gereja-Mu penyiaran perdamaian semakin tersebar luas.
Buatlah supaya orang-orang yang belum percaya kepada Injil, masuk ke dalam persekutuan Gereja, * sehingga umat-Mu bertambah dan menjadi satu kawanan di bawah satu gembala.
Ingatlah akan semua saudara kami, yang telah meninggal dengan tenteram, * dan berilah mereka bagian dalam kehidupan yang kekal.
Bapa kami.

DOA PENUTUP
Lihat di atas.


Proprium ini disalin seperti apa adanya dari seri Perantau yang diterbitkan SEKAFI tahun 1989 – 1994 oleh P. Alfons Suhardi OFM